Selasa 10 Desember 2019, 21:18 WIB

Serangan kepada Jurnalis Bergeser dari Fisik ke Digital

Indrastuti | Humaniora
Serangan kepada Jurnalis Bergeser dari Fisik ke Digital

Antara
Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berunjuk rasa di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur

 

INTERNATIONAL Media Support (IMS) menilai terjadi pergeseran tindakan kekerasan terhadap jurnalis dari serangan fisik menjadi serangan melalui digital dan legal.


"Kekerasan melalui digital bisa berupa serangan kepada media sosial yang bersangkutan, bahkan dengan menggunakan pendengung (buzzer)," jelas Advisor IMS Ranga Kalansooriya dalam Seminar Nasional "HAM, Kemerdekaan Pers, Perlindungan dan Keselamatan Jurnalis di Indonesia" di Erasmus Huis, Jakarta, Selasa (10/11)

Ranga menyebutkan, perubahan tindak kekerasan tersebut perlu diantisipasi mengingat penanganan yang ada belum maksimal. "Ancaman kekerasan fisik bisa ditangani dengan relokasi, berpindah tempat atau berlindung di tempat yang aman. Tapi bagaimana kita merespons serangan digital dan legal?" tandasnya.

Menurutnya, setelah kasus pembunuhan massal 32 jurnalis di Filipina, tidak ada lagi pembunuhan yang terjadi. Namun, serangan berubah bentuk menjadi kasus legal seperti pajak dan kontrak kerja. Sepanjang 2018, terdapat 30 kasus legal yang menjerat jurnalis. Ia menambahkan, Indonesia perlu menyiapkan National Plan of Action untuk menangani hal tersebut dengan pendekatan multistakeholder mengingat serangan pada jurnalis merupakan isu bersama.

Dalam kesempatan yang sama, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) menyebut Indeks Kebebasan Pers (IKP) di Indonesia dipastikan menurun pada 2019. "Indeks turun karena banyak kasus kekerasan yang menimpa jurnalis dalam setahun terakhir," terang Ketua AJI Abdul Manan.

Berdasarkan catatan AJI, pada kasus 21-23 Mei 2019, terjadi 15 kasus kekerasan terhadap jurnalis, 9 di antaranya dilakukan polisi. Belasan kasus juga terjadi pada 23-30 September, serta 3 kasus kekerasan di Makassar serta adanya pembatasan koneksi internet yang terjadi di Papua. "Kalau disebut indeks akan membaik, saya kira itu keajaiban," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Ari Bowo

Dibandingkan Mei, Positivity Rate Periode Juni Lebih Rendah

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 02 Juli 2020, 18:44 WIB
Secara nasional, positivity rate Indonesia berkisar 12%, atau di atas standar WHO sebesar 5%. Namun, angka positivity rate periode...
Dok: UI

Ini Usulan UI Soal Upaya Mitigasi Saat Sekolah Kembali Dibuka

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Juli 2020, 18:00 WIB
Salah satu upaya mitigasinya dengan menerapkan metode menggilir siswa yang masuk (rotasi antarkelas/tingkatan atau setengah kelas atau...
Antara/Hafidz Mubarak

Update Covid-19, Pasien Sembuh Capai 26.667 Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 02 Juli 2020, 17:18 WIB
Kasus terkonfirmasi positif bertambah 1.624 orang, sehingga total kasus covid-19 di Indonesia mencapai 59.394 orang. Adapun kasus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya