Selasa 10 Desember 2019, 16:50 WIB

ACT Santuni Guru Honorer yang Mengajar di Daerah Pelosok

M Taufan SP Bustan0 | Humaniora
ACT Santuni Guru Honorer yang Mengajar di Daerah Pelosok

MI/Surya Sriyanti
Seorang guru di pedalaman Kalteng sedang mengajar.

 

LEMBAGA kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) tidak hanya fokus pemulihan pascabencana di Sulawesi Tengah. Namun juga fokus pada dunia pendidikan termasuk kesejahteraan guru honorer.

Dari hasil asesmen ACT di Sejumlah daerah, masih banyak guru honorer yang ekonominya sangat minim. Apalagi guru honorer yang mengajar di daerah pelosok.

Melalui program Sahabat Guru Indonesia (SGI) yang digagas oleh Global Zakat-ACT, sebanyak 39 guru di Sulteng yang tersebar di Kabupaten Sigi, Tolitoli, Donggala, Parigi Moutong, dan Kota Palu mendapatkan bantuan bea guru.

Bantuan yang disalurkan ACT itu berupa biaya hidup guru senilai Rp500.000 per guru. Salah seorang guru honorer yang menjadi penerima manfaat di sekolah itu, Sri Wulan mengaku, sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.  

Menurutnya bantuan itu diharapkan dapat menambah semangat para guru-guru honorer yang ekonominya memprihatinkan. "Saya sangat merasa terbantu, yang tentunya bantuan ini saya akan gunakan sebaik mungkin untuk kepetingan pendidikan," ungkapnya, Selasa (10/12).  

Staf Program ACT Cabang Sulteng Mustafa mengatakan, guru yang mendapatkan bantuan bea guru itu sebelumnya didata langsung oleh ACT, termasuk melihat langsung kondisi ekonomi guru tersebut.

Menurutnya, dari hasil asesmen tim ACT di sejumlah wilayah di Sulteng, masih banyak guru honorer yang hidupnya sangat memprihatinkan seperti di daerah-daerah pelosok.

"Bantuan bea guru itu diharapkan dapat meringankan beban para guru honorer termasuk meningatkan spirit mereka untuk mengajar para generasi bangsa," ungkap Mustafa.  

ACT terus berikhtiar agar penerima manfaat dari program SGI tersebut dapat bertambah dan menjangkau semua guru-guru honorer khususnya yang tinggal di pelosok.

Program SGI diluncurkan pada 25 November 2019. Program tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi Global Zakat-ACT terhadap guru-guru di berbagai penjuru negeri yang telah mengabdikan dirinya untuk pendidikan meskipun bergaji rendah. (TB/OL-10)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More