Selasa 10 Desember 2019, 13:44 WIB

PT Jasa Raharja Siapkan Mudik Gratis Nataru

Rendy Ferdiansyah | Nusantara
PT Jasa Raharja Siapkan Mudik Gratis Nataru

MI/Rendy Ferdiansyah
Direktur Keuangan PT Jasa Raharja, Myland (kiri) didampingi Kepala PT Jasa Raharja Cabang Babel, Agus Doto Pitono

 

PT Jasa Raharja (Persero) akan menyiapkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Mudik gratis diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Direktur Keuangan PT Jasa Raharja, Myland mengatakan untuk tahun 2019 korban laka lantas yang mengalami luka-luka meningkat dibandingkan 2018.

"Tahun ini korban meninggal akibat laka lantas menurun, tapi korban yang luka-luka meningkat," kata Myland di Kantor Cabang Jasa Raharja Bangka Belitung, Selasa (10/12/2019).

Untuk mengantisipasi kecelakaan, PT Jasa Raharja akan menyiapkan program mudik gratis Nataru.

"Kita mencoba mengalihkan masyarakat yang ingin mudik Nataru dari roda dua ke roda empat. Sebab kendaraan roda dua ini didesin bukan untuk jalan jauh sehingga berisiko tinggi terjadinya laka lantas," ujarnya.

Pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mengrangi angka Laka lantas seperti Program Goes To Kampus, kerja sama dengan universitas dengan memberikan eduksasi, dan kerja sama dengan Korlantas untuk memberikan pembekalan keamanan berkendaraan. Pada bagian lain, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Babel, Agus Doto Pitono mengatakan pada tahun ini pihaknya telah membayarkan klaim kepada 172 korban meninggal dunia, dengan total klaim Rp8.525.000.000.

baca juga: Dulu Golput, Sekarang Gibran Ingin Dipilih Jadi Walikota

"Untuk korban luka-luka sebanyak 119 korban dengan total klaim Rp1.534.846.438, secara keseluruhan termasuk biaya ambulans dan penguburan. Total klaim Rp10,2 miliar untuk periode 1 Januari hingga 9 Desember 2019," terang Agus. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More