Selasa 10 Desember 2019, 12:51 WIB

Pesawat Militer Cile Bawa 38 Orang Tujuan Antartika Hilang

Melalusa Susthira K | Internasional
Pesawat Militer Cile Bawa 38 Orang Tujuan Antartika Hilang

AFP
Peta yang menunjukan perjalan pesawat Hercules C130 milik militer Cile menuju Pulau King George, Antartika.

 

SEBUAH pesawat militer Cile yang mengangkut 38 orang di dalamnya dilaporkan hilang dalam perjalanannya menuju Antartika, Senin (9/12). Pesawat Hercules C-130 tersebut terbang untuk memberikan dukungan logistik.

Dalam pernyataan resminya, Angkatan Udara Cile menyebut pesawat Hercules C-130 lepas landas dari Pangkalan Udara Chabunoo di Kota Punta Arenas pada pukul 16:55 waktu setempat pada Senin (9/12), dan hilang kontak pada pukul setelah 18:13 petang.

Dari 38 korban hilang 17 orang di antaranya merupakan awak kabin dan 21 orang lainnya merupakan penumpang. Kantor berita internasional Spanyol. EFE, melaporkan bahwa tiga korban di antaranya merupakan warga sipil.

Angkatan udara Cile mengatakan pihaknya tengah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan pesawat dan korban yang hilang. Dua jet tempur F-16 dan empat kapal telah dikerahkan untuk membantu upaya pencarian.

Adapun Presiden Cile Sebastian Pinera di Twitter-nya menyebut, ia bersama dengan Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Publik Cile Gonzalo Blumel dan Menteri Pertahanan Cile Alberto Espina akan memantau operasi pencarian dan penyelamatan.

Sementara itu, Jenderal Angkatan Udara Cile, Eduardo Mosqueira, menuturkan kepada media setempat bahwa pesawat tersebut tidak mengirimkan sinyal bahaya sebelum hilang kontak.

Mosqueira mengatakan, pesawat tersebut kemungkinan terpaksa mendarat setelah kehabisan bahan bakar selama perjalanannya menuju pangkalan udara Presiden Cile Eduardo Frei Montalva, di Pulau King George. Pangkalan tersebut terletak di komune Chile Antartika, yang merupakan wilayah Antartika yang diklaim oleh Cile. (AFP/BBC/Uca/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More