Selasa 10 Desember 2019, 14:15 WIB

Pelatih Kecewa dengan Penampilan Fajar/Rian di SEA Games

Gregorius Gelino | Olahraga
Pelatih Kecewa dengan Penampilan Fajar/Rian di SEA Games

ANTARA/Sigid Kurniawan
Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto (kanan) dan Fajar Alfian

GANDA putra bulu tangkis Indonesia hanya sukses membawa pulang satu medali perunggu dari SEA Games 2019 lewat pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf.

Pencapaian ini merupakan hasil terbaik yang diperoleh ganda putra, setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang merupakan unggulan satu, terhenti di babak perempat final.

Pelatih ganda putra Pelatnas PBSI Herry Iman Pierngadi mengaku kecewa dengan penampilan Fajar/Rian.

Di babak semifinal, Wahyu/Ade dihentikan oleh unggulan dua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia). Mereka kalah usai bermain tiga gim dengan skor 12-21, 21-18, dan 19-21.

Pasangan yang diandalkan Herry pada turnamen ini justru tidak bisa maksimal di lapangan. Keduanya terhenti di perempat final dari Bodin Isara/Maneepong Jongjit (Thailand).

Baca juga: Penantian Panjang Gresyia Berakhir

“Buat Fajar/Rian, penampilan mereka tidak baik dan terus merosot. Mereka harus memperbaiki semuanya. Baik dari segi teknik, mental, dan semuanya. Kalau enggak tahun depan mereka bisa tersusul Wahyu/Ade atau bahkan sama Leo (Rolly Carnando)/Daniel (Marthin)," kata Herry.

"Tahun depan kesempatan akan terus terbuka. Siapa yang tidak bisa memanfaatkan kesempatannya, bisa jadi tersusul dengan pemain-pemain lapis lainnya. Ini warning buat mereka sendiri," urainya

Herry menilai penampilan Fajar/Rian sangat mengecewakan di SEA Games 2019. Padahal, mereka menempati peringkat lima dunia.

"Mereka saat ini sudah masuk lima besar dunia, tapi kualitas permainannya masih kurang sesuai. Saya kecewa sekali dengan penampilan mereka di SEA Games saat ini,” jelas Herry.

“Kepercayaan diri mereka masing-masing harus ditingkatkan. Waktu beregu penampilan Rian di bawah performa sekali. Begitu main perorangan sudah lumayan, tapi gantian Fajarnya yang kurang. Jadi gantian terus. Dua-duanya harus introspeksi diri masing-masing,” tutup Herry. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More