Selasa 10 Desember 2019, 08:20 WIB

Dua Direksi Tersisa Jadi Plt

Faustinus Nua | Ekonomi
Dua Direksi Tersisa Jadi Plt

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah (kiri) bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Fuad Rizal.

 

DEWAN Komisaris PT Garuda Indonesia (persero) total resmi memberhentikan lima direksi dari tujuh direksi. Dua direksi yang tersisa, Fuad Rizal dan Pikri Ilham Kurniansyah, menjadi pelaksana tugas (plt) pada empat pos direksi yang ditinggalkan tersebut.

Fuad yang pada Jumat (6/12) ditunjuk sebagai Plt Direktur ­Utama (Dirut) Garuda kini menjadi plt direktur operasi, plt direktur teknik dan layanan, dan tetap melaksanakan tugas sebagai direktur keuangan dan manajemen risiko.

Pikri ditunjuk sebagai plt direktur human capital serta plt direktur kargo dan pengembangan usaha. Pikri juga tetap melaksanakan tugas sebagai direktur niaga.

Kedua direksi tersebut akan melaksanakan tugas-tugas itu sampai dengan penetapan secara definitif oleh rapat umum pemegang saham (RUPS) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

“Senin (9/12), pukul 13.50 WIB, Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia secara resmi memberhentikan empat direktur dan mengangkat empat plt direktur termasuk direktur operasi dan direktur teknik,” kata Komisaris Garuda Indonesia, Timbo Siahaan, di Jakarta kemarin.

Empat direksi yang diberhentikan ialah Direktur Operasi Garuda Indonesia Bambang Adisurya Angkasa, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad lqbal, Direktur Teknik dan Layanan lwan Joeniarto, serta Direktur Human Capital Heri Akhyar.

Direktur Utama Garuda ­Indonesia Ari Askhara sudah ­lebih dulu ­diberhentikan 

Terpisah, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo memastikan operasional Garuda di lapangan tidak akan terganggu meskipun jajaran direksi sedang berkasus dan mengalami pencopotan.

“Kita sedang koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara, kita pastikan tidak terganggu operasional. Makanya kita belum putuskan dulu,” ungkap Tiko di Balai Kota DKI Jakarta seusai penandatangan head of agreement antara PT KAI dan PT MRT Jakarta.

Sementara itu, dua kubu organisasi Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menemui Menteri BUMN Erick Thohir, yakni Ikagi pimpinan Zaenal Muttaqin dan ­Ikagi kubu Achmad Haeruman yang mendukung Ari Askhara.

Menurut Zaenal, kedatangan ­timnya untuk menyampaikan keluh-an selama masa ­kepemimpinan Ari yang membuat banyak ­kebijakan tidak berdasarkan kesepakatan ­bersama. “Namun, Pak Menteri meminta Ikagi memisahkan masalah internal dan persoalan hukum. Hal tersebut untuk menjaga profesionalitas dalam kinerja operasioal dan pelayanan maskapai Garuda,” jelas Zaenal. (Van/Put/X-7)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More