Selasa 10 Desember 2019, 04:30 WIB

1.300 Kapal Disiapkan untuk Natal-Tahun Baru

Hld/E-3 | Ekonomi
1.300 Kapal Disiapkan untuk Natal-Tahun Baru

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan R Agus H Purnomo meninjau barisan peserta Apel Siaga Komite Keamanan Pelabuhan Tanjung Priok

 

Kementerian Perhubungan menyiapkan sekitar 1.300 armada kapal laut untuk mengantisipasi kenaikan penumpang pada Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Kenaikan paling tinggi diperkirakan terjadi di wilayah Indonesia Timur.

“Kesiapan armada hampir 1.300 kapal di seluruh Indonesia supaya bisa memenuhi kebutuh­an penumpang. Kami akan memantau 51 pelabuhan untuk mengantisipasi kepadatan di daerah-daerah timur Indonesia ini,” ujar Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub R Agus H Purnomo di Jakarta, kemarin.

Agus mengatakan kenaikan jumlah pe­numpang moda kapal laut un­tuk Nataru kali ini mencapai 1%-2%. Dia menekankan akan terjadi kepadatan penumpang kapal laut khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Kami perkirakan ada kenaik­an 1%-2%. Kemudian memang kami fokus untuk daerah di per­kirakan padat. Utamanya Indonesia bagian timur, dari Papua, Maluku, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujarnya.

Selain fokus pada wilayah timur, Kemenhub pun mengawasi wilayah Indonesia bagian barat, utara, dan tengah.

“Ditjen Laut antisipasi titik-titik lonjakan ter­ma­suk yang biasa terjadi dari Balikpapan ke Sulawesi maupun ke Pare-pare jumlahnya sangat banyak. Termasuk juga pergerakan ke arah Papua dan Maluku,” tambahnya.

Sementara itu, tahap pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) diperkirakan selesai pada 16 Desember. Pihaknya mengklaim tersisa hal-hal minor yang harus dituntaskan. Ia menekankan se­luruh kapal laut yang beroperasi telah laik kelautan. “Dengan begitu, seluruh kapal laik pasti masih hidup dan bisa dio­perasikan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Litbang Kemenhub ­Sugihardjo mengatakan hasil survei Kemenhub menunjukkan 60% masyarakat menggunakan moda transportasi jalan untuk natal dan tahun baru. Berikutnya transportasi udara 24%, moda kereta 15%, dan transportasi laut 1%. (Hld/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More