Selasa 10 Desember 2019, 02:30 WIB

Agama Jadi Motor Penyelamat Lingkungan

Rin/H-3 | Humaniora
Agama Jadi Motor Penyelamat Lingkungan

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Direktur Wahid Institute Zannuba Ariffah Chafsoh.

 

DIREKTUR Wahid Institute Zannuba Ariffah Chafsoh mendorong pemerintah Indonesia agar mengajak­ para pemimpin agama dalam upaya penyelamatan lingkungan. Pasalnya, belum ada kesadaran masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya penyelamatan lingkungan meski telah banyak fakta yang menunjukkan kerusakan lingkungan.

“Agama seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi platform mekanisme yang bisa menggerakkan kesadaran orang,” terang Direktur Wahid Institute Zannuba Ariffah Chafsoh di Indonesia Pavilion, Feria de Madrid (Ifema), Madrid, Spanyol, Senin (9/12) waktu setempat­.

Lebih lanjut, Yenny Wahid, panggilan Zannuba, mengungkapkan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah sudah melakukan sejumlah inisiatif untuk menyelamatkan lingkungan, seperti menanam pohon bakau dan daur ulang.

“Belum terlalu masif karena belum tumbuh kesadaran yang merata di tubuh kalangan beragama. Kita lihat belakangan sudah ada kesadaran umat beragama untuk melihat permasalahan lingkungan hidup ini sebagai sebuah persoalan yang harus diatasi bersama. Masalah lingkungan hidup ini bisa menjadi pemersatu umat,” imbuhnya.

Yenny juga mengungkapkan perlu edukasi kepada ulama sehingga mereka  tidak semata mengajarkan soal surga dan neraka, tetapi juga masalah lingkungan hidup. Apalagi, masyarakat Indonesia lebih mudah diberi penjelasan jika dibandingkan dengan hanya diberikan fakta kerusakan.

Ia menambahkan, pendekatan mengenai penyelamatan lingkungan­ kurang tepat. “Selama ini pendekatannya­ keliru. Kalau ingin melakukan perubahan besar, orang tidak bisa hanya disuguhi dengan fakta, harus disentuh emosinya­, perasaannya,” ujarnya. Jika perasaan tersentuh, akan tergerak­ untuk melakukan tindakan.

Yenny menuturkan, kelebihan organisasi keagamaan ialah punya kemampuan menyentuh sisi emosional masnusia sehingga berpotensi menjadi penggerak besar untuk penyelamatan lingkungan hidup. “Dengan memberi edukasi dan memfasilitasi pemimpin agama, mereka dapat menyebarkan dakwah baru mengenai lingkungan hidup,” pungkasnya. (Rin/H-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More