Senin 09 Desember 2019, 22:05 WIB

Agama Harus Jadi Platform Masalah Lingkungan

Laporan Thalatie K Yani dari Madrid | Humaniora
Agama Harus Jadi Platform Masalah Lingkungan

MI/ Bary Fathahilah
Zannuba Ariffah Chafsoh alias Yenny Wahid

 

DIREKTUR Wahid Institute Zannuba Ariffah Chafsoh menilai masalah lingkungan hidup belakangan tidak akan selesai tanpa peran dari agama. Pasalnya, meski sudah dihadapkan dengan berbagai fakta tentang kerusakan lingkungan, masyarakat belum memiliki kesadaran untuk menjadi bagian dari upaya penyelamatan.

"Agama seharusnya bisa menjadi platform mekanisme yang bisa mengerakan hati orang yang bisa dimanfaatkan," ujar Yenny Wahid di Indonesia Pavilion, Feria de Madrid (IFEMA), Madrid, Spanyol, Senin (9/12).

Lebih lanjut Yenny berharap pemerintah Indonesia bisa mengajak para pemimpin agama dalam upaya penyelamatan lingkungan. Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah, kata putri kedua Abdurrahman wahid ini sudah melakukan sejumlah inisiatif menyelamatkan lingkungan, seperti menanam pohon bakau dan daur ulang.

"Belum terlalu masif karena belum tumbuh kesadaran yang merata di tubuh kalangan agama. Kita lihat belakangan sudah ada kedasaran umat beragama untuk melihat permasalahan lingkungan hidup ini sebagai sebuah persoalan yang harus diatasi bersama. Masalah lingkungan hidup ini bisa menjadi pemersatu umat dan harus menjadi platform semua umat beragama terutama dalam konteks Indonesia," tandasnya.

Yenny juga mengungkapkan pentingnya mengedukasi ulama sehingga mereka makna hijrah tidak semata soal surga dan neraka, tapi juga masalah lingkungan hidup. Apalagi masyarakat Indonesia lebih mudah diberikan penjelasan dibandingkan hanya diberikan fakta kerusakan.

"Selama ini pendekatannya keliru, kalau ingin melakukan perubahan besar orang tidak bisa hanya disuguhi dengan fakta. Harus disentuh emosinya, perasaannya. Setelah perasaannya disentuh baru tergerak untuk melakukan suatu tindakan. Organisasi agama itu punya kemampuan menyentuh sisi emosional masnusia dan menjadi pengerak besar untuk lingkungan hidup. tapi mereka harus diedukasi, fasilitasi. pemimpin-pemimpinnya harus digerakan untuk mau menyebarkan dakwa baru, dakwa lingkungan hidup," paparnya. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA/STR

Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra 2020 Disambut Antusias

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 09:00 WIB
Bahasa Indonesia punya arti yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai pemersatu di tengah kemajemukan...
MI/ BARY FATHAHILAH

Mahfud: Kita Wajib Jaga Warisan Sumpah Pemuda

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 08:59 WIB
Generasi muda merupakan tulang punggung dalam berbagai hal, mulai perjuangan atas kolonial hingga menguasai ilmu pengetahuan dan kemajuan...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Citra Pemerintah Terdongkrak oleh Bantuan Sosial

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 06:44 WIB
"Pemerintah terbantu dengan program-program bantuan selama pandemi dan itu mendapat respon positif di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya