Senin 09 Desember 2019, 17:25 WIB

Benarkah Sehat Mengonsumsi Kulit Pisang? Ini Jawabannya

Bagus Pradana | Weekend
Benarkah Sehat Mengonsumsi Kulit Pisang? Ini Jawabannya

Unsplash/ Carlos Alberto
Kulit pisang diklaim memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi.

TIDAK hanya di negara tropis, pisang juga merupakan buah favorit di banyak negara subtropis. Namun seorang ahli gizi Australia mendorong orang untuk lebih maksimal lagi mengkonsumsi pisang. Bukan soal jumlahnya melainkan mengenai keseluruhan bagian buah itu, alias mengkonsumsi berikut kulitnya.

Dilansir Business Insider Singapura belum lama ini, ahli gizi Susie Burrell membuat unggahan di blog pribadinya tentang manfaat makan kulit pisang. Ia mengklaim kulit pisang dapat membantu menurunkan berat badan, tidur yang lebih baik, dan kulit yang lebih cerah.
Kengonsumsi kulit pisang juga di klaim dapat meningkatkan asupan serat dan nutrisi penting seperti vitamin C, kalium, dan magnesium.

Burrell menulis bahwa kulit pisang penuh dengan nutrisi, cara mengkonsumsinya sama mudah dengan mengemil pisang itu sendiri. Tetapi pernyataan itu disanggah oleh Megan Meyer, seorang ahli imunologi gizi dari International Food Information Council.

"Saya tidak akan mengatakan anda kurang mendapatkan nutrisi bila hanya memakan buahnya saja," pernyataan Meyer seperti dilansir oleh Businessinsider.sg. "Basis data gizi Departemen Pertanian AS, yang memiliki informasi lebih dari 275.000 jenis makanan, tidak menyebutkan kulit pisang dalam informasi mereka, sehingga kandungan nutrisi dari kulit pisang sebenarnya tidak terlalu jelas. "Juga sulit untuk mengetahui berapa banyak kalori yang dikandung kulit," tambah Meyer.

Mengenai apakah kulit pisang dapat membantu Anda menurunkan berat badan, Meyer mengatakan itu masih pembuktian. "Serat makanan dikaitkan dengan rasa kenyang sehingga dapat membantu menurunkan berat badan, mungkin pernyataan tersebut perlu diuji kembali. Tetapi sekali lagi, buah pisang merupakan sumber serat yang baik. Begitu juga kacang, alpukat, jeruk, beri, dan makanan gandum," ujarnya.

"Jika Anda mampu menikmati rasa atau tekstur kulit pisang, tidak apa-apa memakannya," demikian pendapat Meyer.

Satu hal yang perlu dipastikan adalah mengantisipasi resiko kontaminasi zat-zat kimia yang terdapat dalam kulit pisang, jika anda ingin menikmatinya. Karena kulit pisang melindungi buahnya dari pestisida dan kontaminan lainnya, jadi memakannya berarti Anda juga beresiko terkontaminasi zat-zat tersebut.

Meyer merekomendasikan untuk membilas dan menggosok pisang (dan produk apa pun) jika Anda hendak memakan beserta kulitnya. "Dengan membilasnya akan menghilangkan kotoran, bakteri, dan bahan-bahan lain yang tidak diinginkan," terang Meyer.

Terakhir, jika Anda ingin mempertimbangkan memakan kulit pisang untuk mengurangi sisa makanan, mungkin anda juga bisa mencoba memanfaatkan kulit pisang dengan cara yang lebih kreatif daripada membusukannya sebagai bahan kompos, karena ternyata kulit pisang dapat digunakan untuk menyemir sepatu Anda. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More