Senin 09 Desember 2019, 14:56 WIB

Kendati Sempat Sakit Badan, Hendro Yap Sukses Raih Emas

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Kendati Sempat Sakit Badan, Hendro Yap Sukses Raih Emas

AFP/Juni Kriswanto
Atlet jalan cepat Indonesia Hendro Yap saat bertanding pada Asian Games 2018 di Jakarta.

SEBELUM berlomba, atlet jalan cepat Hendro Yap terbangun dari kasurnya dengan rasa sakit yang dirasakan sekujur tubuhnya. Badannya terasa linu-linu dan seakan menolak untuk diajak kompromi.

Namun, bukan Hendro jika menyerah hanya karena sakit yang diderita. Ia mencoba menutupi sakit yang dirasakan agar tak diketahui lawan. Ia pun tetap memandang garis start dengan yakin.

Hasilnya, Hendro sukses mempertahankan supremasinya pada SEA Games 2019. Hendro meraih medali emas di nomor jalan cepat 20 km pada lomba yang digelar di New Clark Athletic Stadium, Clark, Filipina, Senin (9/12).

Hendro berhasil finis posisi pertama dengan catatan waktu 1 jam 31 menit 20 detik. Ia mampu mendahului atlet jalan cepat andalan Vietnam, Vo Xuan Vinh dengan selisih 18 detik.

Di posisi ketiga, Nyi Nyi Moe Mine asal Myanmar meraih medali perunggu dengan waktu 1 jam 33 menit 25 detik.

Hendro memang rajanya jalan cepat se-Asia Tenggara. Sebab, Hendro belum terkalahkan sejak SEA Games 2013 Myanmar. Hendro selalu sukses mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

“Tadi saya berusaha menahan kecepatan saya dan tidak memberikan kesempatan lawan untuk naik,” ujar Hendro kepada Media Indonesia, Senin (9/12).

Namun, kemenangan ini tak membuat Hendro dipertahankan dalam pelatnas Pengurus Besar (PB) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Meskipun namanya bakal dicoret oleh PB PASI yang diketuai Bob Hasan itu, dirinya tetap berharap juniornya bisa memertahankan tradisi emas jalan cepat.

“Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih atas pembinaan PASI selama ini kepada saya, karena setelah ini saya akan di coret dari pelatnas atletik,” tutur Hendro.

Hendro sendiri belum mengetahui dan mendengar jika nantinya ada negoisasi lebih lanjut setelah ia sukses meraih medali emas di SEA Games Filipina.

“Karena beliau-beliau harus lebih tahu bagaimana meningkatkan prestasi atletik di indonesia. Bukan atlet tua seperti saya (itu yang pernah di katakan pengurus PASI),” ucapnya.

Meski namanya bakal dicoret dari PB PASI, kedepannya Hendro bakal tetap latihan dan memfokuskan diri untuk turun di nomor jalan cepat 50km.

“Pasti belum puas dan saya akan melanjutkan latihan saya untuk tahun depan agar terus lebih baik,” ujar Hendro. (Ykb/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More