Senin 09 Desember 2019, 14:20 WIB

Lukman Sardi Jadi Kelinci di Film Titus

Fathurrozak | Weekend
Lukman Sardi Jadi Kelinci di Film Titus

Antara
Aktor Lukman Sardi dengan piala kemenangan di Malaysia Golden Global Awards 2019.

SETELAH sukses dengan karakter animasi Kiko di televisi dan telah didistribusikan ke lebih dari 50 negara, MNC Animation tahun depan akan merilis film animasi Titus di bioskop.

Tidak tanggung-tanggung, proses pengerjaan Titus Mystery of The Enygma berlangsung hingga empat tahun. Tidak hanya dari pengerjaan yang detil, film animasi ini juga menjanjikan kualitas lewat para nama besar sebagai pengisi suara karakter-karakternya.

Aktor senior Lukman Sardi mengisi suara kelinci pesulap bernama Bobit. Sementara suara sosok utama tikus Titus diisi suara oleh Arbany Yasiz. Selain itu, Robby Purba mengisi suara karakter kucing bernama Bulpan kemudian karakter kadal bernama Fira diisi suaranya oleh Ranty Maria.

Titus merupakan karakter yang diangkat dari majalah Just For Kids. Dalam film animasinya, bercerita mengenai karakter utama Titus, tikus tanah yang berprofesi sebagai detektif dalam memecahkan misteri.  

"Titus sebenarnya merupakan produksi film animasi kedua kami. Pertama, sudah membuat Kiko, hanya saja memang belum rilis," ungkap Sei Young Cheong, CCPO MNC Animation saat perilisan poster dan trailer, beberapa hari lalu di gedung MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kisah Titus berlatar di kota bernama Steamburg. Titus bakal berhadapan dengan Bulpan, yang merupakan seorang pengusaha properti dan energi di Steamburg. Sang sutradara menuturkan, film animasi ini juga menyoroti isu lingkungan melalui penceritaan yang memasukkan set perusahaan energi.

Salah satu faktor yang membutuhkan waktu lama dalam tahap produksi, menurut pengakuan Sei Young Choung ialah karena karakter-karakter dalam Titus yang merupakan binatang dengan banyak bulu. Selain itu, penggunaan bulu dalam animasi Titus juga disebut menjadikan film animasi ini menghabiskan biaya yang cukup mahal. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More