Senin 09 Desember 2019, 13:59 WIB

Wamen BUMN Dorong Stasiun KRL Jadi TOD Baru

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Wamen BUMN Dorong Stasiun KRL Jadi TOD Baru

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo

 

WAKIL Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mendorong stasiun-stasiun menjadi kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) baru.

Menurutnya, kawasan stasiun KRL memiliki daya tarik untuk menjadi TOD apabila dilakukan penataan dengan tepat.

Penataan stasiun menjadi TOD ini disebut pria yang akrab disapa Tiko untuk menumbuhkan paradigma baru di masyarakat agar dalam mencari kawasan tempat tinggal sebisa mungkin dekat dengan angkutan massal alih-alih mempertimbangkan jalan tol.

Dengan demikian, pola perilaku masyarakat pun bisa diubah dari yang awalnya gemar menggunakan angkutan pribadi menjadi beralih ke angkutan massal.

"Harapannya 2-3 tahun ke depan akan banyak masyarakat Jakarta yang semakin tertarik tinggal di sekitar daerah-daerah akses ke transportasi umum khususnya MRT, KAI dan yang lain. Jadi konsepnya seperti di Jepang, Belanda masyarakat tuh ngumpulnya justru di tempat-tempat, titik-titik transportasi umum," terang Tiko usai menyaksikan penandatanganan MOU antara PT KAI dengan PT MRT Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/12).

Baca juga: Ini Tiga Tugas Awal dari Kolaborasi KAI-MRT

Melalui penandatanganan kerja sama antara KAI dengan MRT Jakarta ini juga diharap akan terjadi sinergi integrasi antarmoda berbasis rel di Jabodetabek. Baik dari KAI maupun MRT Jakarta bisa saling membuka kesempatan untuk membuat perencanaan yang terpadu antarmoda yang diselenggarakan masing-masing pihak.

"Yang kedua, mereka juga akan melakukan perencanaan untuk supporting development di beberapa stasiun-stasiun utama seperti contohnya di Senen, di Tanah Abang, kita akan bikin konsep sehingga harapannya seperti harapan Pak Gubernur sehingga nanti masyarakat Jakarta akan dekat dengan transportasi umum bukan daerah yang ada mobilnya tapi dekat dengan transportasi umum," tukasnya.

Sebelumnya, bertempat di Balai Kota DKI Jakarta, PT KAI dengan PT MRT Jakarta menandatangani Head of Agreement untuk membuat perusahaan baru yang akan mengintegrasikan moda MRT Jakarta maupun yang dikelola oleh PT KAI. Selain itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga memastikan akan melibatkan Trans-Jakarta untuk turut terintegrasi dengan moda-moda tersebut.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More