Senin 09 Desember 2019, 11:12 WIB

Rusia Dihukum 4 Tahun atas Penggunaan Doping

Despian Nurhidayat | Olahraga
Rusia Dihukum 4 Tahun atas Penggunaan Doping

AFP/Fabrice Coffrini
Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach

BADAN Antidoping Dunia (World Anti-Doping Agency/WADA) mengumumkan sanksi kepada Rusia karena mendukung atlet menggunakan doping. Rusia resmi dihukum selama empat tahun dan tidak bisa mengikuti ajang single event maupun multievent dunia, termasuk Olimpiade 2020 dan Winter Games 2022 di Beijing, Tiongkok.

Sanksi tersebut didapat WADA usai melakukan pertemuan di Lausanne, Swiss, Senin (9/12) WIB. Laboratorium Moskow terbukti telah memalsukan data penggunaan doping kepada WADA pada saat penyelidikan awal tahun ini.

Atas hal tersebut, Rusia bahkan kehilangan hak menjadi tuan rumah atau menawarkan diri menjadi tuan rumah turnamen olahraga dunia.

Baca juga: Rusia Terancam Skorsing Empat Tahun karena Palsukan Data Doping

Meskipun demikian, WADA masih memberikan kesempatan kepada atlet putra maupun putri Rusia mengikuti Olimpiade 2020 dengan syarat dapat membuktikan tidak terlibat dengan sistem doping yang didukung oleh pemerintah Rusia.

Sementara itu, Presiden IOC (International Olympic Committe) Thomas Bach menyerahkan seluruh keputusan kepada WADA. Dia tak ingin memberikan spekulasi apapun atas kejadian ini.

"Saya tidak mau berspekulasi, dan saya menyerahkan semua ini kepada WADA dan CRC (Komite Tinjauan Kepatuhan)," ujar Thomas.(AFP/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More