Senin 09 Desember 2019, 10:05 WIB

Pelamar CPNS Diminta Waspada Terhadap Penipuan

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Pelamar CPNS Diminta Waspada Terhadap Penipuan

Istimewa/Menpan.go.id
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian.

 

KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengimbau masyarakat khususnya pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan pengangkatan CPNS.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Andi Rahadian mengatakan bahwa terdapat pesan singkat beredar melalui WhatsApp yang seolah mengkoordinasikan pembagian nomor induk pegawai (NIP) untuk Instansi Pusat.

Dalam pesan tersebut, pembagian NIP akan dilakukan Senin (09/12) bertempat di kantor departemen/kementerian atau lembaga masing-masing yang mendapat jatah khusus.

Peserta juga diminta menggunakan baju putih lengan panjang dan celana hitam. Mereka juga wajib membawa nomor register, sementara yang belum mendapatkan nomer register harus membawa tanda pengenal.

"Kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Saat ini, proses seleksi CPNS dalam tahap verifikasi administrasi," ujar Rahadian dalam keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia (08/12).

Menurut Rahadian, tahap pendaftaran pada rekrutmen CPNS tahun 2019 baru saja usai dan masuk dalam tahap verifikasi administrasi. Sedangkan untuk rekrutmen CPNS 2018, tahapan sudah selesai seluruhnya, kecuali untuk Papua dan Papua Barat yang akan segera diumumkan.

Ia mengimbau agar masyarakat agar semakin berhati-hati dan lebih selektif terhadap informasi yang beredar dan mengkonfirmasi kebenarannya.

“Jika ada informasi terkait rekrutmen CPNS, dimohon untuk lebih waspada dan mengonfirmasi ke Kementerian PANRB, terlebih dahulu” tegasnya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More