Senin 09 Desember 2019, 07:55 WIB

Operasional Garuda Dijamin Tetap Baik

Hilda Julaika | Nusantara
Operasional Garuda Dijamin Tetap Baik

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama
Ilustrasi -- Teknisi pesawat dari Garuda Maintenance Facility (GMF) melakukan perawatan pesawat City link, Minggu (26/5/2019).

 

PEMERINTAH menjamin maskapai Garuda Indonesia tetap beroperasi dengan baik pasca­pergantian direksi. Maskapai pelat merah itu dijamin tetap beroperasi dengan baik karena masih ada personel utama yang menangani operasional penerbangan.

“Operasional penerbangan maskapai Garuda Indonesia tidak akan terganggu. Apalagi, telah ditunjuk pelaksana tugas (Plt) sebagai penanggung jawab yang mengoordinasikan semua aspek, baik manajemen, operasi, teknik, dan keamanan,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti, kemarin.

Polana mengatakan, sesuai Peraturan Menteri Perhubung­an Nomor KM 25/2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara dan CASR 121.59, wajib ada accountable person yang memegang kendali penuh terhadap organisasi yang berkaitan dengan fungsi operasi, teknik, kese­lamatan, dan pelayanan.

“Ditjen Hubud Kemenhub akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada seluruh badan usaha angkutan udara (BUAU) sesuai dengan undang-undang yang berlaku untuk menjamin keselamat­an dan keamanan penerbangan,” tandasnya.

Menurut dia, ketika suatu perusahaan belum memiliki direktur utama yang definitif, untuk sementara perusahaan dapat Plt.

Namun, katanya, dalam tujuh hari berikutnya sudah ada pemberitahuan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU), pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas key person (direktur utama). Pejabat yang ditunjuk harus memenuhi seluruh persyaratan yang terkait dan akan dievaluasi oleh Ditjen Perhubungan Udara.

“Setelah ditunjuk key person definitif dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa oleh pemegang saham, DJPU akan mengevaluasinya sesuai ketentuan dalam CASR 121 dan selanjutnya akan dilakukan update terhadap lampiran izin usaha angkutan udara serta list of key person (ACL/authorization, condition, & limition) kepada Kementerian Perhubung­an,” katanya.
 
Masih diteliti

Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea Cukai, Deni Sujantoro, mengatakan proses penyelidikan kasus penyelundupan motor Harley dan sepeda Brompton masih tahap penelitian. Petugas masih menelisik adanya dugaan tindakan pidana yang dilakukan mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara beserta direksi Garuda Indonesia.

“Masih dalam proses. Belum ada yang terbaru. Kami coba menghubungi tim peneliti juga masih dalam proses belum bisa menyampaikan,” ujarnya ketika dihubungi, kemarin.

Deni mengatakan pihaknya sedang menganalisis dengan cermat para mantan direksi Garuda ini dijerat dengan hukuman pidana. Namun, Bea Cukai sudah menekankan bahwa pelanggaran karena tidak adanya pemberitahuan secara tertulis dan lisan mengenai barang yang diselundupkan lewat pesawat baru Garuda, A330-900 Neo itu.

“Beberapa kemungkinan pasti akan kita lihat. Berdasarkan UU Pabean, itu ada beberapa macam delik. Intinya kan sudah disampaikan oleh pimpinan (Bea Cukai) bahwa yang bersangkutan (Ari Askhara) tidak memberitahukan secara lisan ataupun tertulis. Nah, dari situ barang ini punya siapa juga masih diselisiklah, yang nyuruh siapa, dan lain sebagainya,” papar Deni.

Sementara itu, untuk memasuki proses hukum ke peng­adilan dinilai masih memiliki jalan yang panjang.

Deni menjelaskan tahapan dimulai dengan penelitian, penuntutan, lalu pengadilan. Saat ini, penguakan kasus penyelundupan ini masih berada dalam tahap penelitian. “Kita  pengennya secepatnya (penyelesaian kasus),” tandasnya. (X-10)

Baca Juga

Istimewa

Laporkan Hidayat-Bartho, Tim Hukum No.2 Minta Bawaslu Tegas

👤Mitha Meinansi 🕔Rabu 25 November 2020, 18:00 WIB
TIM Hukum Koalisi Cagub/Cwagub nomor urut 2 Rusdy Mastura - Ma'mun Amir melayangkan laporan terhadap paslon nomor urut 1 Hidayat...
MI/Gabriel Langga

Satgas Covid Sikka Minta KBM dan Pesta Dihentikan Dulu

👤Gabriel Langga 🕔Rabu 25 November 2020, 17:35 WIB
SATGAS Covid-19 Kabupaten Sikka meminta kegiatan belajar mengajar tatap muka dan pesta dihentikan sementara, menyusul meninggalnya pasien...
MI/Gabriel Langga

Warga Cipongkor Resah akibat Delapan Orang Digigit Anjing Liar

👤Depi Gunawan 🕔Rabu 25 November 2020, 17:35 WIB
Kepala Desa Cibenda, Abdul Rohman, menerangkan, total ada sekitar delapan orang yang telah menjadi korban gigitan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya