Senin 09 Desember 2019, 07:35 WIB

Masyarakat Wajib Nonton Film Bali Pulau Plastik

Arnoldus Dhae | Nusantara
Masyarakat Wajib Nonton Film Bali Pulau Plastik

MI/Arnoldus Dhae
Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra (berkemeja biru) saat menghadiri pemutaran film Bali Pulau Plastik di Denpasar.

 

WALIKOTA Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra meminta agar film serial berjudul Bali Pulau Plastik bisa diputar untuk umum. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat agar mengurangi sampah plastik di Bali. Serial 'Pulau Plastik yang digagas Gede Robby "Navikula" bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak buruk plastik sekali pakai. Film itu mengusung misi agar masyarakat diet plastik.

Ajakan Walikota ini setelah IB Rai Dharmawijaya Mantra menyaksikan penayangan perdana film Bali Pulau Plastik seri keempat di Denpasar, Bali, Minggu (8/12/2019). Film dengan delapan episode ini mengangkat bahaya sampah plastik di kehidupan kita.

"Dengan adanya film ini tentu sangat baik sebagai ajang edukasi bagi masyarakat, bahwa plastik yang saat ini masih dirasa sebagai permasalahan sepele. Justru sangat berdampak besar dan menjadi ancaman bagi kehidupan manusia," jelas Rai Mantra

Ia menambahkan bahwa bahaya inilah yang harus ditanggulangi untuk menyelamatkan anak cucu di masa mendatang.

"Tentu kita tidak ingin bahaya plastik itu terjadi dan mengganggu sektor penting kehidupan manusia. Dan mulai dari sekarang kita harus bergerak bersama untuk bijaksana mengurangi  plastik," ajak Rai Mantra.

Film Bali Pulau Plastik lahir berawal dari lahirnya Perwali Nomor 36 Tahun 2018 yang dikeluarkan Walikota Denpasar untuk diet kantong plastik.

Penggagas film Bali Pulau Plastik Gede Robby Navikula yang juga selaku host dalam film tersebut mengatakan bahwa saat ini kondisi Bumi kian mengkhawatirkan, khususnya mengenai permasalahan sampah. Saat ini sampah sudah menjadi pengisi setiap sudut Bumi. Tak hanya di darat di laut pun  sampah menjadi ancaman biota laut, mulai dari ikan dan kerang yang sudah terkontaminasi sampah.

baca juga: Seorang Penyabit Rumput Tewas Tersambar Petir

"Banyak masyarakat yang belum mengatahui bahaya sampah yang mereka buang, dan tanpa sadar mikro plastik itu sebenarnya sudah berada di sekitar kita. Jadi yang kita buang justru kembali kita makan karena adanya pencemaran plastik tersebut," ujarnya.

Dalam peluncuran film ini banyak juga bintang tamu yang hadir di antaranya Jun Bintang, group band Navikula, dan lain-lain. (OL-3)

 

 

Baca Juga

Dok The Learning Farm

Optimisme Petani Cidaun Hingga Sleman di Masa Pandemi  

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:25 WIB
Sektor pertanian memang moncer di saat pandemi, namun dibutuhkan kolaborasi para pemangku kepentingan untuk mengungkit kesejahteraan...
Antara

Ulama : Bisnis Prostitusi Daring di Aceh Meningkat Selama Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 22:00 WIB
Maraknya dugaan prostitusi daring yang ditawarkan melalui aplikasi media sosial melalui telepon pintar di Aceh, telah menyebabkan keresahan...
MI/Rendy Ferdiansyah.

BMKG : Aceh Harus Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Pekan Depan

👤Mediaindonesia 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 21:30 WIB
Hingga awal pekan depan 'share line' (belokan angin) masih akan terjadi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya