Minggu 08 Desember 2019, 21:50 WIB

Ribuan Orang Terlibat Demonstrasi Terbesar Hong Kong

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Ribuan Orang Terlibat Demonstrasi Terbesar Hong Kong

Alastair Pike / AFP
Ribuan orang berdemonstrasi di Hong Kong.

 

PULUHAN ribu pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan Hong Kong dalam unjuk rasa antipemerintah terbesar dalam beberapa bulan terakhir, Minggu (8/12).

Untuk pertama kalinya sejak Agustus, polisi mengizinkan aksi unjuk rasa oleh Civil Human Rights Front, sebuah kelompok prodemokrasi.

Panitia mengatakan sekitar 800.000 orang ambil bagian sementara polisi menyebutkan angka 183.000 orang.

Polisi mengatakan 11 orang ditangkap dalam penggerebekan menjelang unjuk rasa dan sebuah pistol disita.

Aksi protes dimulai pada Juni yang disulut oleh RUU ekstradisi yang kontroversial, dan sekarang telah berkembang menjadi demonstrasi antipemerintah yang lebih luas.

"Saya akan berjuang untuk kebebasan sampai saya mati," kata June, seorang ibu berusia 40 tahun.

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (7/12) kemarin, pemerintah menyerukan agar tenang dan menyatakan dengan rendah hati akan mendengarkan dan menerima kritik.


Baca juga: Kebakaran Pabrik di New Delhi Tewaskan 43 Orang


Protes antipemerintah telah mencengkeram wilayah semiotonom yang dikuasasi Tiongkok selama lebih dari enam bulan.

Civil Human Rights Front mengatakan ini adalah kesempatan terakhir pemerintah untuk memenuhi tuntutan mereka, yang mencakup penyelidikan independen terhadap penanganan polisi terhadap protes, amnesti bagi mereka yang ditangkap, dan pemilihan umum yang bebas.

Bentrokan menjadi semakin ganas dalam beberapa bulan terakhir, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kerusuhan bisa dihentikan.

Namun, unjuk rasa Minggu itu sebagian besar berlangsung damai, dengan beberapa laporan kekerasan meskipun ketegangan meningkat di beberapa kesempatan.

Ketika pawai berakhir, Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Banding Akhir dikotori dan diserang dengan bom bensin, kata polisi. (BBC/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More