Minggu 08 Desember 2019, 19:50 WIB

Menpora Optimistis Bisa Penuhi Target dari Presiden di SEA Games

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Menpora Optimistis Bisa Penuhi Target dari Presiden di SEA Games

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali.

MENTERI Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, optimistis para kontingen Indonesia bisa memertahankan posisi di peringkat kedua sesuai target yang diberikan Presiden Joko Widodo.

Apalagi, target 60 emas yang dicanangkan oleh Jokowi sudah tercapai bahkan hingga berita ini dibuat telah terkumpul 66 medali emas.

"Saya kan sudah perkirakan. Alhamdulilah jadi melebihi target Menpora, target NOC dan melebihi target cabor. Para atlet sungguh luar biasa," tutur Zainudin kepada Media Indonesia di Jakarta, Minggu (8/12).

Menurutnya, Presiden Jokowi lebih hebat dari semua stakeholder olahraga Indonesia, karena menargetkan 60 emas dan hasilnya malah melebihi target yang diberikan.

"Pak Presiden lebih hebat dari semuanya, padahal kami menargetkan awalnya hanya perbaikan peringkat saja dari SEA Games sebelumnya," ucap Zainudin.


Baca juga: Maria Londa Bayar Lunas Lompat Jauh dengan Medali Emas


"Presiden ingin peringkat kedua, saya agak sakit perut juga dengarnya, namun saya langsung koordinasi dengan NOC, dan coba menghitung lagi, tapi ya alhamdulilah, semangat anak-anak dan ofisial, tim kontingen membuat saya yakin," ujarnya.

Peluang Indonesia untuk menembus raihan 70 medali emas pun cukup terbuka. Zainudin pun mengaku terus berkoordinasi dengan NOC dan CdM untuk menyiapkan cabang olahraga mana saja yang masih berpotensi mendulang medali hingga mencapai 70 emas.

"Tinggal empat lagi, saya lagi tanya ke teman-teman cabang apa lagi ya kira-kira ini, kan ada potensi dari sepak bola, jadi bisa nambah lagi," tuturnya.

Zainudin kini tengah bersiap untuk berangkat menuju Filipina untuk terus mengawal para kontingen Indonesia yang tengah berlaga dalam pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More