Minggu 08 Desember 2019, 12:32 WIB

Produksi Cabai Merah Surplus, Harga Turun

Benny Bastiandy | Nusantara
Produksi Cabai Merah Surplus, Harga Turun

MI/Benny Bastiandy
Produksi cabai merah hingga Agustus tahun ini di Kabupaten Sukabumi mencapai 287.915 kuintal atau 28.791,5 ton.

 

PRODUKSI cabai merah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, cukup melimpah. Bahkan untuk produksi tahun ini mengalami suprlus dibanding tahun lalu. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Ina Sri Inayati mengatakan produksi cabai merah hingga Agustus tahun ini di Kabupaten Sukabumi mencapai 287.915 kuintal atau 28.791,5 ton. Produksi cabai merah itu ditanam di lahan seluas 2.816 hektare tersebar di sejumlah kecamatan yang menjadi sentra.

"Kalau dibanding 2018, produksi tahun ini surplus mencapai 200 kuintal. Bahkan kalau sampai akhir tahun ini kemungkinan produksinya bisa terus bertambah. Karena kondisi cuaca sekarang cukup mendukung untuk tanaman cabai," kata Ina, Minggu (8/12/2019).

Wilayah yang menjadi sentra cabai merah di Kabupaten Sukabumi di antaranya berada di Kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Sukalarang, Cidadap, dan Cidolog. Selain untuk memenuhi kebutuhan lokal, produksi cabai merah di Kabupaten Sukabumi juga dipasok bagi sejumlah daerah seperti Jakarta dan Jawa Timur.

"Sekarang ada teknologi tepat guna yang dikenal dengan sebutan Proliga (Produksi Lipat Ganda). Teknologi ini dikembangkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian. Sudah diterapkan di lahan tanaman cabai merah di Kecamatan Sukaraja dan Sukalarang. Nanti kita kembangkan juga di Kecamatan Cidadap dan Cidolog," sebut Ina.

Asisten Daerah 2 Setda Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi, menambahkan luasnya lahan pertanian di Kabupaten Sukabumi membuat beragam komoditas cocok dikembangkan di wilayah terluas kedua se-Jawa dan Bali itu. Satu di antaranya komoditas tanaman cabai merah yang digadang-gadang Kabupaten Sukabumi merupakan satu di antara sentranya.

"Tidak ada target khusus. Tapi tentunya kami terus berupaya meningkatkan produksi sektor pertanian. Tak hanya cabai merah saja, tapi juga padi, jagung, kedelai, dan lainnya," tutur Rayadi.

Ia mengapresasi Kementerian Pertanian yang mengembangkan teknologi Proliga untuk komoditas cabai merah di Kabupaten Sukabumi. Dengan begitu, Rayadi meyakini, produksi cabai merah bisa terus meningkat.

"Ini tentu akan bersinergis dengan tingkat kesejahteraan para petani, khususnya di Kabupaten Sukabumi," pungkasnya.

baca juga: Saatnya Kelompok Marjinal Mendapatkan Kesetaraan Hukum

Secara akumulasi, harga cabai merah di Kabupaten Sukabumi cenderung turun.

"Jika dirata-ratakan, pekan ini harganya di kisaran Rp31.875 atau turun dari pekan lalu sebesar Rp35.143 per kg," kata Kepala Perdagangan dan KUKM Kabupaten Sukabumi, Ardiana Trisnawiana. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok Inibaru.id

Jenazah ABK Asal Lampung Ditemukan di Freezer Kapal Ikan Tiongkok

👤Henri Siagian 🕔Kamis 09 Juli 2020, 22:57 WIB
Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Aris Budiman mengaku menerima informasi ABK asal Indonesia diduga meninggal dunia akibat...
Antara

Warga Payakumbuh Boleh Gelar Resepsi Pernikahan Selama Pandemi

👤Yose Hendra 🕔Kamis 09 Juli 2020, 21:38 WIB
Syaratnya, pernikahan harus mematuhi protokol kesehatan dan tentu saja harus punya...
Antara

Jokowi Tugaskan Prabowo Urus Lumbung Pangan

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 09 Juli 2020, 21:15 WIB
"Karena menyangkut cadangan strategis kita, leading sektornya kita berikan pada Pak Menhan. Tentu saja didukung Menteri Pertanian dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya