Minggu 08 Desember 2019, 07:24 WIB

Ketua MPR RI Minta Ari Ashkara Harus Dipidana

Cindy Ang | Politik dan Hukum
Ketua MPR RI Minta Ari Ashkara Harus Dipidana

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Karangan bunga di depan kantor BUMN sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap kasus Garuda Indonesia.

 

KETUA MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta agar mantan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara dipidanakan. Permintaan itu dilayangkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

"Saya minta kepada saudara Erick Thohir, disamping melakukan pemecatan juga memproses kasus ini ke meja hijau," ucap Bamsoet seperti dilaporkan Antara, Sabtu (7/12/2019).

Bamsoet menjelaskan tindakan Ari Askhara tersebut tak cukup hanya dengan pemecatan. Tapi kasus tersebut harus dituntaskan pidananya.

"Karena penyeludupan itu adalah pidana dan unsur itu tidak boleh dilepas" kata Bamsoet.

Garuda Indonesia menjadi sorotan setelah penyelundupan motor Harley-Davidson dan dua sepeda lipat Brompton terbongkar. Barang-barang tersebut ditemukan di dalam pesawat baru Garuda jenis Airbus A330-900 seri Neo yang diterbangkan dari Toulouse, Prancis pada 16 November 2019.

Harga motor Harley itu berkisar Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta. Sementara itu, nilai sepeda Brompton berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta per unitnya. Total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta sampai Rp1,5 miliar akibat kasus ini. Menteri BUMN Erick Thohir langsung memecat Ari Ashkara karena ia diduga kuat menjadi pemilik Harley ilegal tersebut. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More