Sabtu 07 Desember 2019, 18:05 WIB

Soekarno tidak Beriman? Buya Syafii: Salah Besar

Ardi Teristi | Politik dan Hukum
Soekarno tidak Beriman? Buya Syafii: Salah Besar

Antara
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Syafii Maarif.

 

MANTAN Ketua Umum Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif menyatakan sosok Presiden pertama Indonesia, Soekarno, memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, salah besar jika  ada pihak yang menyebut Soekarno tidak beriman.

"Kalau mengatakan (Soekarno) tidak beriman, itu salah besar, tidak betul,"  kata dia dalam Seminar Kemuhammadiyahan dan Kebangsaan bertajuk Bung Karno,  Api Islam dan Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu  (7/12).

Bahkan, lanjut Buya, Soekarno pernah meminta dikafani dengan lambang Muhammadiyah.

Buya Syafii pun mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah menuduh  seseorang tanpa melihat konteks dan membaca sumber aslinya.

Buya Syafii mencontohkan, ketika Bung Karno menyebut Islam sontoloyo, orang  marah ketika hanya membaca atau mendengar ungkapan tersebut tanpa membaca teks aslinya.

Padahal, sambung dia, saat itu Soekarno mengkritik orang yang mengaku Islam, tetapi  menghina si miskin, memakan hak anak yatim, dan memfitnah orang lain.

"Dalam diskusi ini Soekarno ditempatkan pada tempat yang wajar, tidak  eksklusif ataupun partisan," kata Buya. (X-15)

Baca juga: Buya Syafii Maarif: Wewenang Komisi III di KPK Terlalu Jauh

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More