Jumat 06 Desember 2019, 20:47 WIB

Menkominfo Johnny Plate Pastikan Helmy Yahya Tetap Dirut TVRI

Whisnu Mardiansyah | Politik dan Hukum
Menkominfo Johnny Plate Pastikan Helmy Yahya Tetap Dirut TVRI

MI/Sumaryanto Bronto
Direktur Utama TVRI Helmy Yahya

 

MENTERI Komunkasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memastikan Helmy Yahya tetap menjabat Direktur Utama TVRI.

Dalam konferensi pers di Kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (6/12), Johnny menuturkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005, setelah surat pemberhentian direksi dikeluarkan oleh Dewan Pengawas, direksi masih menjabat sampai proses pemberhentiannya dilakukan secara formal.

"Pemberhentian dan pengangkatan Plt direksi yang dilakukan saat ini mengakibatkan multitafsir atau tidak diatur dalam PP tersebut," ujar Johnny.

Menteri Komunkasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate (kedua kiri). (Antara)

Pasal 24 PP Nomor 13 Tahun 2005 mengatur sebelum keputusan pemberhentian ditetapkan, direksi diberi kesempatan membela diri secara tertulis dalam jangka waktu satu bulan sejak anggota dewan direksi diberi tahu secara tertulis oleh dewan pengawas tentang rencana pemberhentian.

"Apakah alasan-alasannya memadai dapat diterima. Apabila alasan dapat diterima, dengan sendirinya Dewan Pengawas bisa membatalkan pemberhentian," jelas Johnny.

Dewan pengawas diberikan waktu dua bulan untuk meneliti alasan pembelaan dari direksi. Apabila dewan pengawas merasa alasannya tidak bisa diterima, Dewan Pengawas mempunyai kewenangan untuk memberhentikan secara permanen.

"Sebaliknya, apabila dalam waktu dua bulan dewan pengawas tidak mengambil tindakan atas jawaban direksi, secara otomatis pemberhentian itu menjadi batal," kata dia.

Soal kisruh itu, Menkominfo mendorong agar Dewas dan direksi LPP TVRI menyelesaikan secara internal dan tidak membawa ke ranah publik.

"Jangan sampai perbedaan pendapat Dewas dan direksi mengakibatkan kebuntuan di TVRI," ucap Johnny.

Pada Rabu (4/12), Dewan Pengawas TVRI mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019 yang berisi penetapan nonaktif sementara Direktur Utama TVRI Helmy Yahya dan pengangkatan Direktur Teknik TVRI Supriyono sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.

Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan bahwa ia masih merupakan Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022 dan akan tetap menjalankan tugas. (X-15)

Baca juga: Helmy Yahya Dinonaktifkan dari Kursi Dirut TVRI

Baca juga: Dipecat, Helmy Yahya Melawan

Baca juga: Helmy Yahya: Saya Tetap Dirut TVRI dengan Dukungan Direksi

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More