Jumat 06 Desember 2019, 23:40 WIB

Lestarikan Kerajinan Suku Kamoro

MI | Humaniora
Lestarikan Kerajinan Suku Kamoro

ANTARA
Lestarikan Kerajinan Suku Kamoro

 

SENI ukir Kamoro asal pesisir selatan Papua perlu dilestarikan agar tidak punah. Beragam cara dilakukan, salah satunya melalui pameran-pameran hingga pembinaan ke pengrajin. Keindahan hasil ukir dan kerajinan masyarakat Kamoro dapat dilihat di Dharmawangsa Residence, Kebayoran Jakarta Selatan selama dua hari mulai 6 hingga 7 Desember 2019.

Bertajuk Kamoro art Exhibition & Auction, beragam ukiran dipamerkan mulai dari perisai, dayung, mangkuk sagu, gendang dan hasil kerajinan lainnya.

Luluk Intarti, pembina masyarakat Kamoro sekaligus Founder Yayasan Maramowe Weaiku Kamorowe mengatakan, karya seni Komoro memiliki keunikan tersendiri. Setiap kampung di suku Kamoro memiliki ciri khas berdasarkan wilayah. “Ada 50 kampung yang kami bina dari hasil kerajinan mereka. Punya ciri tersendiri, misalnya di wilayah itu ciri buaya, ukirannya buaya, atau ada matahari sebagai ciri kepercayaan ukirannya matahari,” kata dia saat pembukaan Kamoro art Exhibition & Auction, Kamis (5/12) malam.(Mal/H-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More