Jumat 06 Desember 2019, 16:10 WIB

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Papua

Ferdian Ananda Majni | Politik dan Hukum
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Papua

ANTARA
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Papua

 

TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang terduga teroris berinisial KWN 35, di Perumahan Grand Doyo, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut.

"Ya, Densus di sana mengamankan satu orang yang inisialnya KWN," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/12)

Untuk rincian dan kronologis kejadian, Argo belum mendapatkan laporan secara detail. Ia juga mengaku belum mengetahui perihal jaringan terorisme yang ditangkap.

"Yang lain-lain masih kita menunggu (laporan) dari Densus 88," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut polisi sudah menangkap 74 orang terduga teroris setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Penangkapan yang dilakukan di 10 provinsi itu dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR.

Berdasarkan hasil penyidikan, kata Idham, pelaku penyerangan terhadap Wiranto dan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Mereka diduga terpapar ajaran terorisme melalui media sosial.

"Para pelaku merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah atau yang biasa disebut JAD. Afiliasi pada ISIS. Para pelaku terpapar radikalisme melalui medsos sehingga memiliki tujuan menyerang pemerintah dan aparat kepolisian karena dianggap sebagai thogut," sebutnya.

Selain mengungkap identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Polri juga berhasil menangkap 74 orang tersangka jaringan terorisme, yakni masing-masing Sumatra Utara 30 orang, Jawa Barat 11 orang, Jawa Tengah 11 orang, Pekanbaru 5 orang, Banten 5 orang, Kalimantan Timur 4 orang, DKI Jakarta 3 orang, Aceh 2 orang, Jawa Timur 2 orang, Sulawesi Selatan 1 orang.

"Anak-anak Densus masih terus bergerak," pungkasnya. (X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More