Jumat 06 Desember 2019, 16:02 WIB

Prabowo Puji Peran Perempuan di Kabinet

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Prabowo Puji Peran Perempuan di Kabinet

Antara
(kanan ke kiri) Menhan Prabowo Subianto, Menlu Retno Marsudi , Menhan Australia Linda Reynolds dan Menlu Australia Marise Payne

 

PERTEMUAN antara Menlu dan Menhan RI dengan Menlu dan Menhan Australia cukup menarik. Pasalnya, Menhan Prabowo menjadi satu-satunya menteri laki-laki dalam tajuk Pertemuan 2+2 KE-6 Republik Indonesia-Australia di Bali Nusa Dua Convention Center (6/12).

Sebelumnya saat memberi keterangan pers, Menhan Prabowo berdiri paling kiri. Berderet dan berurut Menlu RI Retno Marsudi, Menlu Australia Marise Payne, dan Menhan Australia Linda Reynolds.

Alih-alih berprasangka, Menhan Prabowo justru mengapresiasi keberadaan ketiga perempuan tersebut. Ia bangga dengan perempuan yang semakin mampu berperan besar pada era sekarang. Kesetaraan, kata itu diungkap Menhan Probowo untuk menggambarkan kondisi saat ini saat perempuan juga punya kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Saya kira menunjukkan ya bahwa memang abad ke-21 ini memperlihatkan peran perempuan terus berkembang. Kesetaraan,” ungkap Prabowo seusai memberi keterangan pers.

Prabowo juga memuji Menlu RI Retno Marsudi yang dinilainya tegas. Prabowo memang baru menjabat dalam hitungan bulan, tetapi ia menegaskan kebanggaan dan apresiasinya terhadap menteri perempuan yang mumpuni dalam bekerja.

“Kadang-kadang saya lihat Menlu kita cukup tegas. Dan saya sangat hormat. Saya baru kerja sama satu setengah bulan, tapi kita boleh bangga punya Menlu perempuan yang hebat,” terusnya.

Sebelum Pertemuan 2+2 KE-6 Republik Indonesia-Australia, lebih dahulu masing-masing menteri bertemu sesuai dengan menteri yang bidangnya sama, Menlu dengan Menlu, Menhan dengan Menhan. Barulah sesi Pertemuan 2+2 berlangsung.

Prabowo mengungkit kalimat bijak yang menyebut kawan bisa dipilih, tapi tidak untuk tetangga. Prabowo menggunakan kalimat itu untuk menggambarkan betapa penting hubungan Indonesia-Australia.

“Kita boleh memilih kawan tapi kita tidak bisa memilih tetangga karena itu adalah kepentingan kita, kepentingan Indonesia juga untuk memelihara hubungan yang terbaik dengan Australia,” ungkap Prabowo saat memberi keterangan pers usai pertemuan 2+2 yang berlangsung tertutup.

Selain membahas kerja sama yang sudah berlangsung, pertemuan tersebut juga berupaya untuk meningkatkan kerja sama pada bidang baru.

Menhan Prabowo menggambarkan pertemuan dengan Menhan Australia Linda Reynolds yang berisi pembicaraan produktif, penuh keterbukaan, dan persahabatan.

“Secara garis besar hubungan yang sangat memuaskan sampai saat ini. Dan kita mencari bidang-bidang baru, upaya-upaya baru untuk lebih kita pererat dan kita tingkatkan hubungan ini karena memang kita memandang Australia sebagai sahabat penting, sebagai mitra,” lanjut Ketua Umum Partai Gerindra itu. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More