Jumat 06 Desember 2019, 07:40 WIB

E-Commerce Bantu Sektor UMKM Tembus Pasar Global

Tesa Oktiana Surbakti | Ekonomi
E-Commerce Bantu Sektor UMKM Tembus Pasar Global

Dok. Shopee
Silaturahmi antara Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin dan Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja.

 

PERTUMBUHAN ekonomi digital di Indonesia kian berkembang dengan pesat karena didukung oleh platform e-commerce sebagai media berbelanja online masyarakat.

Hal ini terlihat dari laporan eConomy SEA 2019 yang disusun Google, Temasek, serta Bain & Company bahwa ekonomi digital Indonesia hampir mencapai US$40 miliar atau naik lebih dari lima kali lipat dari US$8 miliar pada 2015. Bahkan, di tahun 2025, ekonomi digital Indonesia diprediksi mencapai US$ 133 Miliar.

Hal tersebut dipicu antara lain oleh geliat perusahaan pengelola aplikasi perdagangan elektronik (e-commerce). Kondisi itu didukung posisi Indonesia sebagai 10 negara besar dengan penggunaan internet tertinggi. Jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2019 mencapai 152 juta, naik signifikan dari periode 2015 sebesar 92 juta.

Seiring dengan perkembangan ekonomi digital, banyak pula sumber-sumber berpotensi lainnya yang terbilang menjadi faktor kesuksesan berkembangnya ekonomi digital Indonesia tersebut, yaitu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui inisght tersebut, kemudian pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan yang dinilai berpihak pada UMKM. Misalnya, penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) final menjadi 0,5%, penyaluran kredit usaha rakyat berorientasi ekspor (KURBE) hingga pada fasilitas kepabeanan berupa kemudahan impor untuk tujuan ekspor terhadap industri kecil dan menengah.

 

Peran E-Commerce untuk UMKM

Pertumbuhan ekonomi digital yang kian cepat pun didukung sektor swasta seperti platform e-commerce. Salah satunya ialah Shopee, sebagai platform berbelanja online yang berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan berbelanja masyarakat Indonesia berbasis ekonomi digital.

 Andil Shopee dalam turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia terlihat dari kesuksesan Shopee dalam meraih ebih dari 138 juta transaksi, dengan rata-rata 1,5 juta transaksi per hari, pada kuartal III 2019.

Berbagai program inovatif menjadi faktor pendukung bagaimana Shopee berkontribusi untuk perkembangan ekonomi digital di Indonesia, terutama untuk para pelaku UMKM, seperti halnya Kampus Shopee yang diusung khusus sebagai wadah edukasi untuk para pelaku UMKM agar bisa beradaptasi dengan pendekatan literasi digital untuk bisnis yang dimiliki. Selain itu, program penunjang UMKM untuk dapat menjangkau market yang lebih luas, dihadirkan melalui program ekspor yang didukung dengan Shopee Barokah untuk market syariah di Indonesia.

 

Bersinergi

Bentuk upaya yang dilakukan Shopee untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia adalah dengan bersinergi ke beberapa instansi pemerintahan yang relevan, untuk meningkatkan peluang ekspor bagi UMKM melalui program Kreasi Nusantara bertema “Dari lokal untuk global”.

 Dalam hal ini, Shopee membantu pelaku usaha lokal menjangkau pasar lebih luas, seperti Malaysia dan Singapura. Tidak hanya itu, sinergi yang secara terintegrasi tersebut dijalin dengan tujuan untuk menjawab dan mengimplementasikan pesan yang disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin kepada Shopee.

Wakil Presiden mengapresiasi Shopee yang terus membantu pelaku UMKM cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar e-commerce, termasuk membantu 40.000 UMKM binaan Shopee di era perdagangan terbuka dengan memberikan peluang dan kemudahan.

Wapres pun mendukung upaya Shopee yang bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait program Santripreneur yang sebelumnya dilaksanakan di beberapa pesantren wilayah Indonesia, sebagai implementasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).

Dalam dua kali agenda pertemuan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan Shopee, tidak hanya membahas perihal kontribusi Shopee terhadap UMKM dan pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga apresiasi yang merujuk ke program inovatif yang baru saja diperkenalkan, yaitu Shopee Barokah.

Program tersebut diinisiasi sebagai one-stop muslim lifestyle destination, yang merupakan inisiatif pengembangan ekonomi digital untuk memenuhi pasar syariah di Indonesia.

“Dengan berbagai program itu, diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM, memperkuat keahlian bisnis serta mempercepat pengembangan ekonomi umat dan keuangan syariah di Indonesia. Kami harap langkah ini dilakukan berkelanjutan,” tutup Wapres seusai bertemu dengan Shopee, bulan November 2019 lalu.

Beragam program inovatif, khususnya Shopee Barokah juga menarik perhatian Pengamat Ekonomi Syariah Indonesia, Greget Kalla Buana sepakat bahwa potensi UMKM harus diangkat melalui sektor e-commerce. Karena itulah, dia mendukung penyedia e-commerce seperti Shopee yang berkontribusi membina 40 ribu UMKM mencakup pembenahan kualitas produk serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. “Sektor e-commerce dapat membantu UMKM menembus pasar global,” ujar dia. (Tes/S5-25

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More