Kamis 05 Desember 2019, 21:20 WIB

Perjalanan Arbitrase Indonesia Dibukukan BANI di HUT ke-42

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Perjalanan Arbitrase Indonesia Dibukukan BANI di HUT ke-42

Dok. BANI
peluncuran buku Peran BANI dalam Arbitrase Indonesia

 

PERKEMBANGAN dunia arbitrase Indonesia penting diketahui oleh seluruh pemangku kepentingan hukum nasional. Hal itu lah yang menginsporasi Badan Arbitrase Nasional Indonesia menerbitkan buku berjudul Peran BANI dalam Arbitrase Indonesia.

Buku yang merekam perjalanan BANI itu juga ikut mencakup perjalanan arbitrase Indonesia, terutama sebelum lahirnya Undang-Undang nomor 30 tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

“Sejak tahun 1977 BANI berdiri, secara kongkrit tidak ada orang yang tahu arbitrase itu apa walaupun dahulu ada peraturan pada zaman Belanda namun namanya bukan arbitrase tapi pewasitan” Ujar M. Husseyn Umar, Ketua Umum BANI dalam keterangan tertulisnya, kamis (5/12).

Baca juga : Pengamat: Kejaksaan Berpengalaman Hadapi Gugatan Arbitrase

Buku Peran BANI dalam Arbitrase Indonesia secara resmi diluncurkan pada Jumat (29/11) lalu. Saat momen peluncurannya, BANI juga menggelar seminar internasional yang melibatkan sejumlah komunitas, perguruan tinnggi, dan pakar hukum internasional dari negara tetangga.

Project Manager pembuatan buku tersebutm Hendy berharap publik bisa mendapatkan gambaran soal perkembangan arbitrase di Indonesia.

“Saat ini penyelesaian sengketa melalui jalur arbitrase sangat dipertimbangkan bagi para pelaku usaha, jadi sayang sekali jika pelaku bisnis tidak memahami dengan baik tentang arbitrase”. Ujar Hendy.

Buku Peran BANI dalam Arbitrase Indonesia tidak dijual bebas, bagi yang ingin mendapatkanya, bisa langsung ke kantor BANI untuk mengakses buku yang juga diterbitkan versi bahasa Inggrisnya tersebut. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More