Kamis 05 Desember 2019, 11:18 WIB

Perempuan Tanah Jahanam Tembus Festival Film Sundance 2020

Antara | Hiburan
Perempuan Tanah Jahanam Tembus Festival Film Sundance 2020

Instagram/Joko Anwar
Salah satu adegan dalam film Perempuan Tanah Jahanam

 

FILM horor garapan sutradara Joko Anwar, Perempuan Tanah Jahanam berhasil menembus dan akan ditayangkan di Festival Film Sundance 2020.

Joko Anwar melalui akun Twitter-nya, Kamis (5/12), mengatakan bahwa ia senang film lain yang ia produksi tahun ini dapat menembus salah satu festival film internasional bergengsi lainnya, setelah sebelumnya Gundala berhasil ditayangkan di Festival Film Toronto 2019.

Perempuan Tanah Jahanam (IMPETIGORE) berhasil menembus SUNDANCE Film Festival 2020.

Terima kasih atas dukungan dan doanya teman-teman! Akhirnya PTJ bisa ditonton tanpa blur! cuitnya.

Film dengan judul internasional Impetigore itu akan ditayangkan pada kategori MIDNIGHT bersama sejumlah film internasional lainnya seperti
Amulet karya Romola Garai dari Inggris, serta dua film Amerika Serikat, Bad Hair dan The Night House yang masing-masing disutradarai Justin Simien, dan David Bruckner.

Kategori MIDNIGHT dalam festival film itu akan menampilkan film-film yang diklaim mampu membuat para penontonnya terus terjaga ketika
menontonnya.

Film yang telah ditayangkan perdana dalam kategori itu dalam beberapa tahun terakhir termasuk Greener Grass, Hereditary, Assassination Natio, The Little Hour dan The Babadook.

Festival Film Sundance sendiri merupakan program dari Sundance Institute untuk festival film independen Amerika terbesar, dihadiri oleh lebih dari 120.000 orang dan 1.300 pers terakreditasi, dan didukung oleh lebih dari 2.000 relawan pada 2018.
 
Tahun 2020 mendatang, Festival Film Sundance dijadwalkan pada 23 Januari hingga 2 Februari 2020 di Park City, Salt Lake City dan Sundance Mountain Resort, Amerika Serikat. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More