Kamis 05 Desember 2019, 12:00 WIB

Digunjingkan, Trump Sebut Trudeau Bermuka Dua

Melalusa Susthira K | Internasional
Digunjingkan, Trump Sebut Trudeau Bermuka Dua

AFP/Nicholas Kamm
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump acap kali gemar mendominasi KTT internasional dengan jumpa pers yang dadakan dan bertele-tele, saat kepala negara lainnya berupaya tetap mengacu pada agenda mereka. Begitu pula pada gelaran KTT NATO di London, Inggris.

Beberapa kepala negara yakni Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte tampak dalam sebuah rekaman video, Selasa (3/12), bergunjing dan bercanda soal jumpa pers Trump yang panjang.

Trump kemudian menanggapi hal tersebut dengan menyebut Trudeau bermuka dua atas gunjingan yang dilontarkan tentang dirinya.

"Dia bermuka dua," kata Trump kepada wartawan saat jumpa pers, sebelum menemui Kanselir Jerman Angela Merkel, Rabu (4/12).

“Dia (Trudeau) orang baik, namun faktanya adalah ia tidak membayar 2% (pengeluaran pertahanan)," tukas Trump.

Baca juga: Pakar Tegaskan Trump Bisa Dimakzulkan

Trump pun membatalkan jumpa pers yang dijadwalkan pada akhir KTT NATO, dengan alasan sudah mengatakan semua hal selama sesi tanya jawab sebelumnya.

Kepergiannya Trump yang lebih awal agaknya dapat melegakan penyelenggara KTT NATO.

Sebelumnya, para pejabat NATO khawatir akan ledakan Trump terkait gunjingan tersebut yang dapat menggagalkan upaya mereka untuk menunjukkan NATO sebagai aliansi militer paling sukses dalam sejarah.

Begitu pun Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang senang karena Trump tidak terlampau mempermalukannya selama masa kampanye pemilu dini, karena Johnson mendapat kecaman atas hubungannya dengan pemimpin AS tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan rekaman video yang diunggah oleh media Kanda, CBC, Selasa (3/12) malam, Johnson dapat terdengar bertanya kepada Macron soal keterlambatannya saat resepsi di Istana Buckingham Inggris.

"Itukah sebabnya Anda terlambat?,” ujar Johnson.

"Dia (Macron) terlambat karena harus menggelar jumpa pers selama 40 menit," sela Trudeau.

Meski tidak menyebut nama Trump secara langsung, komentar Trudeau tersebut agaknya merujuk pada jumpa pers Trump yang panjang sehari sebelumnya. Tidak ada dari mereka yang kemudian menyadari bahwa percakapan tersebut terekam kamera.

Sebelumnya, Selasa (3/12) pagi, Macron dan Trump menggelar sesi tanya jawab yang panjang dengan media. Pada kesempatan itu, Macron menolak menarik pernyataan sebelumnya yang menyebut strategi NATO mengalami "mati otak".

Setelah KTT NATO berakhir, Johnson bersikeras mengatakan kepada media bahwa apa yang dilaporkan sebagai isi rekaman video itu hanyalah omong kosong. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More