Kamis 05 Desember 2019, 09:45 WIB

JK Optimistis Perang Dagang AS dan Tiongkok akan Selesai

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
JK Optimistis Perang Dagang AS dan Tiongkok akan Selesai

MI/PIUS ERLANGGA
Jusuf Kalla

 

WAKIL Presiden periode 2004-2009 dan 2014-2019 Jusuf Kalla mengungkapkan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan menemukan titik jenuh dan berakhir dalam waktu dekat.

Perang dagang yang memberikan dampak pada pelambatan ekonomi global itu, ungkap JK, sebetulnya lebih dirasakan 'Negeri Paman Sam'. Sehingga, mau tidak mau perang dagang harus disudahi.

Ia pun menyebut berbagai kebijakan Presiden AS Donald Trump berada di luar nalar. Oleh karenanya, JK mengharapkan AS mendapatkan presiden baru dalam pemilu mendatang.

"Kalau dia (AS-teruskan) perang dagang, pasti real income AS akan turun, industri akan turun. Trump yang berpikirnya begitu saya memang tidak tahu. Presiden yang waras tidak akan berbuat begitu. Diharapkan yang akan datang (pilpres AS 2020) terpilih Presiden yang waras," kata JK di Jakarta, Rabu (4/12).

Meski begitu, terlepas dari siapa yang akan menjadi presiden di negara adidaya itu, JK meyakini perang dagang akan berakhir pada waktunya.

Baca juga: Jaga Perekonomian Domestik, Pemerintah Serap Semua Anggaran 2019

Untuk itu, ia mengimbau pemerintah Indonesia mampu merespon dengan cepat segala dinamika yang ada dengan berorientasi masa depan.

Saat ini, imbuh JK, mungkin Indonesia merasakan dampak dari pelemahan ekonomi global. Namun, menurutnya, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan diperlukan pengorbanan.

Berbagai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perekonomian nasional memang tidak akan dirasakan hasilnya dalam waktu dekat, melainkan di masa mendatang.

Salah satu bentuk nyatanya ialah Indonesia tengah mengupayakan menciptakan iklim investasi dan kemudahan berusaha bagi para pelaku usaha baik domestik maupun internasional.

Untuk itu, ia mengajak para pelaku usaha memproyeksikan usaha mereka maju ke beberapa tahun mendatang.

"Sebagai sesama pengusaha, saya kembali ke dunia awal saya, meski cuma mantau saja. Buatlah perencanaan untuk 3 sampai 4 tahun yang akan datang. Jangan bikin untuk 1 tahun saja. Saya kira itu yang utama. Mari kita melihat Indonesia yang lebih panjang dan lebih luas," tuturnya. (OL-2)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Kadin Sudah Siapkan Antisipasi Hadapi Kenormalan Baru

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:00 WIB
Dari sisi pengusaha, Kadin mengklaim telah melakukan 2 upaya secara sosial dan...
MI/SUSANTO

BI Laporkan Pelambatan Ekonomi Indonesia di Triwulan 1 2020

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:50 WIB
Ekonomi Indonesia triwulan I 2020 tumbuh 2,97% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 4,97%...
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya Diintegrasikan

👤Dhika kusuma winata 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:34 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pengintegrasian tersebut diputuskan karena dianggap lebih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya