Kamis 05 Desember 2019, 06:16 WIB

Ada Konflik Kepengurusan, Tim Hoki Dilarang Tampil di SEA Games

Riyan Ferdianto | Olahraga
Ada Konflik Kepengurusan, Tim Hoki Dilarang Tampil di SEA Games

MI/ROMMY PUJIANTO
Tim hoki Indonesia berhadapan dengan Thailand di ajang Asian Games 2018 lalu.

TIM nasional hoki indoor Indonesia dilarang bertanding di SEA Games 2019 Filipina menyusul adanya konflik dualisme di antara federasi. Konflik dualisme tersebut terjadi antara Pengurus Besar Hoki Seluruh Indonesia (PB PHSI) dan Pengurus Pusat Federasi Hoki Internasional (PP FHI).

Federasi Hoki Asia (AHF) tidak mengizinkan tim hoki Indonesia tampil di SEA Games 2019 lantaran salah satu federasi tidak diakui Federasi Hoki Internasional (FIH).

Namun, salah satu kubu federasi yang tidak diakui itu justru berangkat ke Filipina dan saat ini sudah tiba di Subic untuk bertanding.

Baca juga: Aldila Berpeluang Sumbang 2 Emas

CEO AHF Datuk Tayyab Ikram secara tegas tidak mengizinkan tim hoki Indonesia tampil di SEA Games karena konflik federasi yang terjadi.

"Meski tim hoki putra dan putri Indonesia sudah tiba di Subic, mereka tidak diizinkan bertanding karena FIH sangat ketat dalam masalah ini," kata Datuk Tayyab.

"Kami (AHF) telah melakukan pertandingan lebih awal dan karena Indonesia tidak mengirimkan nama atlet pada batas waktu yang telah ditentukan, mereka tidak dapat bertanding," tambahnya.

Pada SEA Games 2017, tim hoki Indonesia sukses merebut medali perak. Bahkan tim Merah Putih menjadi tim yang cukup diwaspadai pada ajang multieven dua tahunan di Filipina kali ini.

Hoki indoor dijadwalkan berlangsung pada Rabu (4/12) hingga Selasa (10/12) di LB Centtro Mall Convention Center, Filipina.

Namun berdasarkan laman resmi SEA Games 2019, hingga kini, tim hoki Indonesia tidak terdaftar sejak putaran penyisihan awal. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More