Kamis 05 Desember 2019, 06:00 WIB

IIMS Motobike Expo 2019 Pamerkan Sepeda Motor Baru

Dero Iqbal Mahendra | Otomotif
IIMS Motobike Expo 2019 Pamerkan Sepeda Motor Baru

ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
MODIFIKASI: Pengunjung melihat beragam sepeda motor modifi kasi saat pameran IIMS Motobike Expo 2019 di Istora Senayan, Jakarta,

Penjualan yang dilaporkan pemegang merek kendaraan roda dua dan aftermarket mencapai Rp11 miliar.

TIDAK dapat dimungkiri bila kendaraan roda dua kini menjadi kebutuhan mobilitas sekaligus penunjang gaya hidup masyarakat. Karenanya, banyak hal menarik di balik industri sepeda motor yang dapat diangkat.

Untuk itu, Dyandra Promosindo menggelar Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) Motobike Expo 2019 yang perdana. Perhelatan singkat bertabur ragam konten menarik itu berlangsung selama tiga hari, Jumat (29/11)-Minggu (1/12), di Istora Senayan, Jakarta.

Terdapat 16 merek kendaraan roda dua turut memeriahkan ajang itu. Sepeda motor yang tampil, antara lain Honda, Benelli, BMW Motorrad, Kawasaki, KTM, Lambretta, Peugeot Scooters, Piaggio, Vespa, Yamaha, dan Triumph. Belum lagi belasan merek aftermarket, seperti Alpinestars, Arai, Astra Otoparts, Brisk Busi, Cargloss, Deus Ex Machina, dan Elders Company.

Layaknya pameran otomotif lain, sejumlah merek kuda besi itu memperkenalkan jajaran terbaru mereka. Tengok saja, Benelli membawa tiga sepeda motor anyar. Berkarakter sebagai motor pertualang, TRK 502 berkapasitas mesin 499,6 cc dengan harga jual Rp161 juta.

TRK 251 memiliki kapasitas mesin 249,2 cc dengan harga Rp51 juta. Satu lagi, Imperial 400 yang berkonsep cruiser dan diklaim nyaman digunakan untuk riding dalam dan luar kota. Tunggangan ini punya kapasitas mesin 400 cc dan dijual senilai Rp79 juta.

Lantas, Husqvarna yang menghadirkan Svartpilen 701 untuk model 2020. Motor street bike berkapasitas mesin 692,7 cc ini mampu menghasilkan tenaga 75 Tk dan torsi puncak 72 Nm pada putaran 6.750 rpm.

Ada pula Kawasaki yang sehari menjelang IIMS Motobike Expo 2019 memperkenalkan varian terbaru mereka, W175TR. Sepeda motor trail berwajah klasik tersebut menggunakan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya.

W175TR dipatok pada harga Rp29,9 juta tipe standar dan Rp32,3 juta tipe special edition. Kedua harga tersebut berlaku untuk on the road di Jakarta.

Tak ketinggalan, PT Sumatra Motor Indonesia sebagai agen pemegang merek Cleveland Cyclewerks kembali membawa Ace 400 Scrambler yang cocok bagi penyuka motor custom. Mengusung mesin satu silinder 400 cc, Ace diimbuhi double exhaust muffler yang menggelontorkan 29 hp pada 7.200 rpm.

Dalam pameran itu, sepeda motor baru tersebut dipasarkan pada harga Rp72 juta. Di luar event, harganya lebih mahal sekitar Rp77 juta.

Selain berbahan bakar minyak, IIMS Motobike Expo 2019 juga memperkenalkan varian sepeda motor listrik pendatang baru, seperti BF Goodrich CG dan Selis E-Max. Bahkan, keduanya memperoleh penghargaan dari IIMS Motobike Expo 2019 untuk kategori Best Electric New Comer.

Kendaraan listrik

Di sisi lain, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka ajang itu menyebutkan produksi sepeda motor di Indonesia terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pada periode Januari-Oktober 2019, penjualan sepeda motor mencapai 6,2 juta unit.

Sekitar 5,5 juta unit di antara angka tersebut dipasarkan di Indonesia. Sisanya diekspor ke beberapa negara, seperti Filipina, Thailand, Bangladesh, Jepang, Eropa Barat, dan Amerika Latin.

"Pemerintah menargetkan produksinya bertambah menjadi 10 juta unit/tahun pada 2025," ulas Agus. Menariknya, dari total produksi yang ditargetkan tadi, ia menetapkan 20% atau 2 juta unit/tahun di antara angka itu diisi sepeda motor listrik.

Ia berharap Indonesia menjadi pusat produsen kendaraan listrik di ASEAN pada 2025. Maklum, pemerintah tetap menguatkan kehadiran kendaraan listrik, termasuk pada IIMS Motobike Expo 2019.

Karena itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hadir sebagai sponsor utama ajang itu. PLN ingin mengedukasi masyarakat, khususnya pencinta otomotif, mengenai kendaraan listrik.

Bahkan, PLN mencanangkan electrical lifestyle sebagai gaya hidup baru menggunakan peralatan serbaelektrik bebas emisi dan ramah lingkungan pada event itu. Salah satu programnya, yaitu Ecomoving untuk mengajak masyarakat menggunakan kendaraan listrik dalam kegiatan sehari-hari.

"IIMS Motobike Expo 2019 sangat tepat untuk memperkenalkan program Ecomoving. Di pameran ini, kami bersama Dyandra Promosindo mengadakan electric morning ride, diikuti aneka kendaraan bertenaga listrik," jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Meski mengusung agenda edukasi kendaraan listrik kepada masyarakat, belum banyak pemain sepeda motor listrik yang ikut di IIMS Motobike Expo 2019. Hanya ada Gesits, sepeda listrik produksi PT Juara Bike dan BF Goodrich. Salah satu kampus swasta di Jakarta Selatan juga memamerkan custom motor listrik berbasis merek Zero sebagai garapan sejumlah mahasiswanya.

Sekadar informasi, ajang perdana itu menorehkan sejumlah catatan positif. Total pengunjungnya mencapai 31.339 orang. Penjualan yang dilaporkan pemegang merek kendaraan roda dua dan aftermarket mencapai Rp11 miliar. (Alun Segoro/S-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More