Rabu 04 Desember 2019, 18:35 WIB

RAN Kolab Bareng Vanesha di Video Musik "Saling Merindu"

Bintang Krisanti | Weekend
RAN Kolab Bareng Vanesha di Video Musik "Saling Merindu"

MI/ Permana
Trio RAN

GRUP trio RAN berkolaborasi dengan selebritas Vanesha Prescilla dalam video musik "Saling Merindu" yang masuk dalam rangkaian proyek album "Omne Trium Perfectum: The Series" yang telah diluncurkan Agustus lalu.    

Bila biasanya RAN identik dengan video musik yang penuh warna dan ceria, kali ini mereka tampil berbeda mengusung nuansa thriller. "Karena dari awalnya konsep video klipnya kontradiktif, kami langsung kepikiran nama Vanesha dan sepakat untuk membuat dia yang biasa terlihat manis, jadi tampil lebih menyeramkan," kata personel RAN, Rayi melalui keterangan tertulis, Selasa (3/12). Ia menambahkan, "Sesuai dugaan kami, ternyata Sasha sangat baik membawakan pesan yang kita harapkan di klip ini,".   

Personel lainnya, Nino, mengatakan bahwa ini merupakan kali pertama bagi grup yang debut pada 2006 itu untuk mengusung tema hoor. Selain itu, mereka juga berkolaborasi dengan pemain teater.

Lebih lanjut, sang gitaris, Asta mengaku banyak hal baru yang ia coba lakukan untuk lagu "Saling Merindu" itu. Mulai dari menulis lagu, hingga menulis cerita untuk video musiknya.   "Banyak hal baru yang saya coba lakukan untuk single "Saling Merindu". Selain menulis sebagian besar lagunya, kali ini saya juga menulis cerita di video musiknya," ujar gitaris yang lahir 32 tahun silam itu.    

Ia mengaku telah tidak sabar menunjukkan karyanya. "Setelah berminggu-minggu menjalani proses, akhirnya sekarang sudah tayang. Semoga kalian dapat menikmati hasil kerja keras kami," kata Asta."Omne Trium Perfectum" akan terbagi dalam tiga fase. Diawali dengan perilisan lagu "Gonna Give Up" yang mewakili karakter Rayi, dan kali ini lagu "Saling Merindu" mewakili karakter Asta. (Ant/M-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More