Rabu 04 Desember 2019, 17:13 WIB

Putri Mary asal Denmark Kunjungi Keraton Yogyakarta

Ardi Teristi | Nusantara
Putri Mary asal Denmark Kunjungi Keraton Yogyakarta

MI/TOSIANI
Di sela kunjungannya ke Yogyakarta, Putri Mahkota Kerajaan Denmark Mary Elisabeth mengunjungi Candi Borobudur.

 

Putri Mahkota Kerajaan Denmark Mary Elizabeth Donaldson pada Rabu (4/12) siang berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Di sana, Mary bertemu dengan sang Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X.

Putri Mary tiba di Keraton Yogyakarta dengan didampingi Duta Besar Denmark untuk Indonesia Rasmus Abildgaard Kristensen, Menteri Luar Negeri Denmark Rasmus Prehn, Sekretaris Kerajaan Denmark Christine Pii Hansen, serta Direktur Regional United Nations Population Fund (UNFPA), Bjorn Andersson.

Sementara itu, Sultan juga menerima kunjungan sang putri dengan didampingi GKR Hemas, GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Bendara, KPH Wironegoro, KPH Purbodiningrat, dan KPH Notonegoro.

Kedua belah pihak kemudian saling tukar cinderamata di Bangsal Kencana Keraton Yogyakarta dan dilanjutkan dengan santap siang bersama di Bangsal Manis.

Putri sulung Sultan HB X, GKR Mangkubumi mengatakan, kunjungan tersebut adalah sebuah bentuk silaturahmi. Kunjungan rombongan Putri Mary sekaligus menandai 70 tahun hubungan bilateral antarayog Indonesia dengan Denmark.

''Selama berkunjung di keraton, Putri Mary juga terkesan dengan suguhan yang disajikan, makanannya enak, dan dia senang dengan musik gamelan,'' kata dia.

GKR Mangkubumi juga menjelaskan, kedatangan Putri Mary sekaligus ingin melihat sendiri program Unala, program yang didanai oleh UNFPA, di Yogyakarta. Unala sendiri adalah jaringan waralaba sosial yang bergerak di bidang kesehatan reproduksi, kesehatan ibu dan anak, serta pernikahan.

Selain berkunjung ke Keraton Yogyakarta, Putri Mary yang juga duta The United Nations Population Fund (UNFPA) juga mengunjungi KUA dan Puskesmas Tegalrejo. (AT/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More