Rabu 04 Desember 2019, 13:41 WIB

Pengamanan Kereta Api Dimaksimalkan

Nurul Hidayah | Nusantara
Pengamanan Kereta Api Dimaksimalkan

Antara
Pengamanan kereta api ditingkatkan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru

 

UNTUK menjamin keamanan angkutan natal dan tahun baru (nataru), petugas ekstra di berbagai lini disiagakan. Personil keamanan juga disiagakan. Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Luqman Arif, menjelaskan jika masa angkutan KA Nataru 2019/2020 bertepatan dengan musim penghujan.

"Karena itu sejumlah petugas ekstra kami siagakan," ungkap Luqman, Rabu (4/12).  

Mulai dari 48 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 174 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, 18 petugas posko daerah rawan ekstra yang disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA di sepanjang lintas Daop 3 Cirebon. Mereka juga bertugas untuk memantau jika terjadi rintang jalan yang bisa menghambat perjalanan kereta api.

PT KAI Daop 3 Cirebon juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir dan lainnya.

"AMUS disiagakan di 20 titik mulai dari Stasiun Pabuaran, Pasirbungur, Pegaden Baru, Haurgeulis, Cilegeh, Kadokangabus, Telagasari, Jatibarang, Arjawinangun dan lainnya," tambahnya.

Untuk petugas keamanan selama angkutan Nataru 2019/2020, PT KAI Daop 3 Cirebon juga menyiagakan 445 personel keamanan. Masing-masing terdiri dari 121 personel Polsuska, 218 personel security, 10 personel staf dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 96 personel.

"Kita juga menyiagakan K-9," jelas Luqman.

Personel keamanan tersebut bertugas di atas KA, stasiun, maupun melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting seperti dipo lokomotif dan kereta. Direncanakan inspeksi menggunakan kereta inspeksi juga akan dilakukan oleh komisaris dan direksi PT KAI, direktorat jenderal perkeretaapian, Kementrian BUMN dan kepolisian akan dilakukan di sejumlah stasiun pada 10 hingga 12 Desember 2019.

"Inspeksi dilakukan untuk mengecek kesiapan pelayanan baik di lintas utara maupun selatan Jawa," ungkap Luqman.

baca juga: PT KAI Tambah 26 Kereta Api Selama Natal dan Tahun Baru

Meskipun dari segi pengamanan ditingkatkan, Luqmah tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu perlintasan sebidang. Sesuai dengan UU No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ)menyebutkan jika perjalanan KA mendapat prioritas
di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More