Rabu 04 Desember 2019, 08:45 WIB

Anies Sebut Macet Akibat Pembangunan Adalah Proses

Antara | Megapolitan
Anies Sebut Macet Akibat Pembangunan Adalah Proses

MI/BARY FATHAHILAH
Kendaraan tersendat macet saat melintasi proyek pembangunan underpass Mampang-Kuningan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kemacetan yang terjadi di beberapa ruas Jakarta karena pembangunan adalah proses penumbuhan kesakitan atau derita yang harus dilalui.    

Anies, yang ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12), mengatakan setiap pembangunan memiliki fase menunggu dan mengalami dampak yang negatif seperti macet.    

"Sebetulnya begini soal bahwa sebuah kawasan mengalami kemacetan karena proses pembangunan itu proses growing pain. Yang namanya juga tumbuh pasti ada fase dimana itu karena ada kegiatan pembangunan," kata Anies ketika ditanya soal kemacetan yang terjadi di kawasan Kemang dan Kuningan, Jakarta Selatan.    

Anies percaya setiap pembangunan akan melewati fase sakit namun nantinya akan berbuah manis saat pengerjaan selesai dilakukan.

Baca juga: Mulai Dikerjakan Maret Tahun Depan, MRT Fase 2 Beroperasi 2024

Ia optimistis kawasan Kuningan dan kawasan Kemang akan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat di Ibu Kota usai pembangunan dilaksanakan.    

"Tapi sesudah pembangunan itu selesai, Insya Allah itu akan jadi tempat yang leluasa. Tempat yang nyaman untuk kegiatan. Begitu juga dengan Kuningan," ucap dia.    

Selain itu, Anies juga menyinggung kemacetan Kuningan karena pembangunan proyek LRT Jabodetabek. Anies mengakui kemacetan terjadi karena pengerjaan di dasar.    

Namun, Anies memastikan bahwa kemacetan akan berkurang saat pengerjaan trase mulai dilakukan di atas.    

"Kuningan, saat ini, sedang dalam proses finalisasi LRT. Nanti ketika kegiatan di tanah sudah selesai tapi kegiatannya lebih banyak di-elevated maka trotoar akan segera dikerjakan," ujar dia.    

"Sehingga trotoar tersebut dikerjakan karena orang sudah mulai bekerja di atas. Pemasangan relnya, pemasangan sinyal sudah di tidak ada lagi pekerjaan yang bawah," ucap Anies.    

Anies mengatakan proyek ini sudah dikoordinasikan dengan pihak pemerintah pusat serta menegaskan porsi DKI dalam proyek ini adalah dalam pengerjaan trase bagi pejalan kaki.    

"Saya komunikasi intensif dengan Pak Menteri PUPR, khusus tentang ini. Karena pengerjaannya akan dilakukan oleh kontraktor yang membangun LRT. Tetapi, rancangannya dan kemudian trase-nya DKI yang menentukan, jadi untuk pejalan kaki," pungkas Anies. (OL-2)

Baca Juga

Istimewa

Jelang Libur Panjang, ASN DKI diminta Tak Keluar Kota

👤Hilda Julaika 🕔Senin 26 Oktober 2020, 20:35 WIB
KEPALA Badan Kepegawaian Daerah Jakarta Chaidir mengimbau Aparat Sipil Negara  DKI untuk tidak bepergian ke luar kota saat libur...
 ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

'Positivity Rate' DKI Jakarta Turun Di Bawah 10%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:04 WIB
'Positivity rate' Jakarta berada di angka 9,6%. Angka ini dipandang baik karena selama satu bulan sebelumnya angka 'positivity...
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Puncak Arus Mudik Libur Panjang Diprediksi Mulai Besok

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:06 WIB
Istiono mengemukakan arus mudik akan mulai dipenuhi kendaraan pada area jalan tol dan arteri dari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya