Rabu 04 Desember 2019, 05:35 WIB

Berikan yang Terbaik di Tengah Duka

MI | Olahraga
Berikan yang Terbaik  di Tengah Duka

ANTARA
Atlet Wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo

MENTAL baja ditunjukkan atlet wushu Edgar Xavier Marvelo jelang tampil di final nomor kombinasi daoshu/gunshu dan tim duilian putra, kemarin. Walaupun mendapat kabar duka soal meninggalnya sang ayah, atlet berusia 21 tahun itu tetap mampu menunjukkan penampilan terbaik.

Edgar mendapat kabar bawah ayahandanya, Lo Tjhiang Meng, meninggal pada Senin (2/11) tengah malam. Kabar duka tersebut membuat tim pelatih sempat khawatir akan memengaruhi penampilan atlet wushu yang memang diharapkan bisa merebut emas tersebut. Oleh tim pelatih, Edgar bahkan sempat diisolasi jelang laga agar semangat juangnya tidak luntur.

Namun, walau diliputi rasa duka mendalam, Edgar tetap tegar mengemban tugas untuk ‘Merah Putih’. Edgar tidak ingin terpuruk dan tetap tampil sebaik mungkin di dua nomor final tersebut. Pengorbanan besar itu pun berbuah dua medali emas Seusai acara pemberian medali, Edgar mengungkapkan sang ayah selalu memintanya untuk terus berjuang dan meraih yang terbaik di olahraga yang digelutinya itu. Pesan itulah yang ingin diwujudkan Edgar sepanjang dirinya masih menekuni wushu.

Bagi Edgar, wushu memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupannya. Penggemar film-film laga yang dibintangi Jet Li, Jackie Chan, serta Bruce Lee ini telah menekuni wushu sejak masih usia enam tahun. Tanpa kenal lelah dan bosan, Edgar terus mengasah kemampuan di cabang olahraga yang berasal dari Tiongkok tersebut.  

“Papa pernah berpesan, apa pun yang terjadi, saya tidak boleh berhenti menekuni wushu dan tampil di setiap pertandingan yang ada, dan hari ini saya menjalankan pesan papa tersebut,” ungkap Edgar dengan raut wajah sedih.

“Medali emas ini saya dedikasikan untuk papa yang telah memberi dukungan penuh kepada saya,” imbuh peraih perak Asian Games 2018 itu.  

Pelatih kepala tim wushu Indonesia Novita mengaku sangat mengapresiasi ketegaran Edgar. Di mata Novita, Edgar telah memperlihatkan diri sebagai seorang juara sejati. “Ia merupakan real champion,” ungkap Novita. (Bud/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More