Selasa 03 Desember 2019, 21:18 WIB

Gasak Brunei, Indonesia Jaga Kans Lolos ke Semifinal

Rahmatul fajri | Sepak Bola
Gasak Brunei, Indonesia Jaga Kans Lolos ke Semifinal

Antara/Sigid Kurniawan
Pemain Indonesia Psvaldo Haay merayakan golnya ke gawang Brunei Darussalam

 

TIM nasional sepak bola U-23 Indonesia sukses mengalahkan Brunei dengan skor telak 8-0 pada lanjutan fase grup B SEA Games 2019 di Binan Football Stadium, Binan, Selasa (3/12) malam.

Pelatih timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri kembali menurunkan trio Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Osvaldo Haay di lini depan sejak menit pertama. Hal itu dilakukan Indra untuk mengincar banyak gol pada pertandingan ini.

Hasilnya, sepuluh menit berjalan Indonesia mampu unggul melalui Osvaldo Haay. Lalu, menit ke-39, Egy Maulana Vikri menggandakan keunggulan Garuda Muda.

Oshaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol pada menit ke-45.

Babak kedua, Garuda Muda tampil trengginas. Lima gol berhasil dilesakkan ke gawang Brunei.

Baca juga : Langkah Garuda Muda Terhambat

Gol keempat dicetak oleh Saddil Ramdani pada menit ke-50. Kemudian Witan Sulaiman mencetak gol kelima pada menit ke-68 memanfaatkan umpan Egy Maulana Vikri.

Gol keenam lahir dari kaki Osvaldo Haay, sekaligus mencetak hattrick pada menit ke-70. Gol ketujuh Indonesia lahir dari tandukan Andi Nugroho menit ke-76.

Gol kedelapan Indonesia lahir dari aksi individu Egy Maulana Vikri pada menit ke-78.

Hasil ini membuat Indoesia naik ke posisi kedua klasemen dengan 9 poin, unggul selisih gol dari Thailand.

Indonesia akan lolos ke semifina jika pada laga terakhir mampu menang melawan Laos, Kamis (5/12) mendatang.

Sedangkan, Thailand harus berjuang keras melawan pemuncak klasemen Vietnam dan harus mencetak banyak gol untuk menyalip Indonesia di peringkat kedua, serta bergantung pada hasil Indoesia kontra Laos. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More