Selasa 03 Desember 2019, 23:20 WIB

Arus Mudik Nataru Diprediksi Meningkat

Arus Mudik Nataru Diprediksi Meningkat

MI/Permana
Kunjungan Kakorlantas Polri ke kantor Media Grup Jakarta

 

KEPALA Korps Lalu Lintas Polri Irjen Istiono mengatakan jelang libur Natal dan tahun baru (nataru) jumlah arus mudik diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya. Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi dan pengamanan.

“Kami siapkan personel, materil dan operasional di jalan serta sinergitas antarpemangku kepentingan. Memang tidak sebanyak saat mudik lebaran, tapi kemungkinan arus mudik tahun in naik,” ujarnya saat berkunjung ke kantor Media Grup Jakarta, Selasa (3/12).

Istioni mengungkapkan dari evaluasi yang dilakukan jumlah angka kecelakaan turun. Meski demikian perilaku pengendara yang tidak taat aturan dengan berbagai pelanggaran masih menjadi perhatian khusus. Pemberian edukasi serta tindakan yang tegas menjadi target yang harus segera dicapai.

“Untuk pelanggaran diharapkan target bisa dicapai, semua jumlah laka turun dan kemacetan secepatnya terurai. Maka penting kami mempersiapakan segala sesuatunya termasuk sinergitas dengan pengelola jalan tol,” ungkapnya.

Di sisi lain salah satu titik rawan kecelakaan berada di tol Cipali karena beberapa faktor antara lain faktor manusia, infrastruktur dan overload.  “Memang banyak terjadi kecelakaan dan penyebabnya antara lain manusia karena kelelahan misalnya. Dan kejadian itu kebanyakan pagi dengan kecepatan yang tinggi, infrastruktur, dan kelebihan muatan.”

Dia menuturkan kebijakan pelarangan angkutan barang untuk melintas pada musim mudik natal dan tahun baru hal tersebut menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan.  “Itu tepatnya menjadi kewenangan Kemenhub.”

Puncak mudik natal dan tahun baru terjadi pada 21- 22  Desember sedangkan tahun baru yakni 28-29 Desember. Istiono pun meminta para pengendara untuk menghindari kantor dan kelelahan saat berkendara. “Faktor kelelahan menjadi faktor penting. Artinya ada tempat mereka untuk bisa  senam di rest area. Dan di rest area harus diatur baik lokasi parkir dan lokasi senam,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah merancang Operasi Lilin dalam rangka pengamanan libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Pengamanan natal dan tahun baru ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan untuk menciptakan rasa aman di kalangan masyarakat. Kata Argo, ada beberapa kegiatan rutin yang dilakukan polisi untuk mencegah kejahatan.

Sementara itu, Polisi masih menunggu laporan perkiraan keadaan (kirka) intelijen. Selanjutnya Asisten Operasional Kapolri akan merencanakan operasi tersebut.

“Nanti dari Asops Kapolri akan merencakan pengamanannya, terkait berapa personel yang dilibatkan, baik itu dari tingkat Mabes Polri sampai tingkat daerah,” sebutnya.

Dia menambahkan, dalam perencanaan itu juga akan ditetapkan wilayah Polda yang menjadi prioritas peningkatan pengamanan, baik di pusat pembelanjaan, tempat ibadah dan rekreasi hingga pengaturan lalu lintas.

“Misalnya untuk mengamankan jalur lalu lintas agar kegiatan akhir tahun tidak terjadi kemacetan, kejahatan. Jadi nanti semua kita lakukan pengamanan. Yaitu pengamanan di lokasi-lokasi perumahan, di daerah seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Argo tidak menyebut wilayah Polda mana saja yang menjadi prioritas pengamanan. Namun, ia memastikan setiap daerah akan memetakan dan melaporkan kondisi terkini keamanan wilayah masing masing.

“Nanti semua polda kan akan melaporkan, mengidentifikasi. Tentunya kami berharap bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar, aman, dan tidak terjadi apapun,” pungkasnya. (Sru/Fer/J-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More