Selasa 03 Desember 2019, 10:32 WIB

Pascaledakan, Monas Kembali Dibuka

Ferdian Ananda Majni, Dero Iqbal Mahendra | Megapolitan
Pascaledakan, Monas Kembali Dibuka

ANTARA/Nova Wahyudi
Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan di sekitar TKP ledakan di Jalan Medan Merdeka Utara, kawasan Monas

 

PASCALEDAKAN di Monas, pihak kepolisian langsung bergerak cepat memproses TKP. Kini lokasi TKP tersebut telah selesai diperiksa dan telah dapat digunakan seperti biasa.

"Ini ledakan biasa, dan saat ini TKP sudah kita buka," tutur Yusri Yunus Kabid Humas Polda Metro Jaya di Monas, Jakarta, Selasa (3/12).

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa khawatir akan kejadian ini. Menurutnya, kejadian ini disebabkan ledakan low explosive yang diduga bersumber dari granat asap (smoke granade).

Ia menuturkan lokasi sudah dapat digunakan seperti biassa dan pihak kepolisian juga sudah menyisir sekitrar lokasi untuk memitigasi adanya bungkusan lainnya. Namun sejauh ini pihak kepolisian tidak menemukan bungkusan lainnya.

"Masyarakat harus tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa, TKP sudh kita buka jadi sudah bisa digunakan untuk berolah raga seperti sedia kala," ujar Yusri.

Baca juga: Ledakan Granat Asap di Monas bukan Hal Luar Biasa

Sebelumnya, ledakan granat asap mengakibatkan dua anggota TNI terluka. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono memastikan kawasan Monas telah steril dan kembali dibuka untuk masyarakat.

"Selesai olah TKP dari Labfor nanti, TKP akan kami buka. Sebentar lagi kami buka TKP," kata Gatot dalam konferensi pers di Monas Jakarta Pusat, Selasa (3/12)

Gatot juga menjamin keamanan dan ketertiban di kawasan Monas. Oleh karena itu, ia mempersilakan masyarakat untuk beraktivitas seperti sedia kala.

"Tidak masalah silakan masyarakat melakukan aktivitas," sebutnya.

Gatot juga memastikan di kawasan Monas tidak ditemukan lagi benda mencurigakan. Namun, aparat keamanan tetap melakukan pengamanan di lokasi.

"Dalam penyisiran tidak ada ditemukan barang lain. Saya dengan Pangdam akan mengamankan di sini, ini kejadian biasa saja dan kami akan mencari dari mana barang itu berasal," pungkas Gatot. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More