Selasa 03 Desember 2019, 09:56 WIB

Ada Pengerjaan Tol Becakayu, Lalin Dialihkan ke Otista

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Ada Pengerjaan Tol Becakayu, Lalin Dialihkan ke Otista

ANTARA/Risky Andrianto
Pekerja mengoperasikan alat berat melakukan pengerjaan proyek lanjutan pembangunan jalan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu)

 

PENGERJAAN tol Bekasi-Cawang-Kampung (Becakayu) akan memasuki tahapan pengangkatan beton gelagar (girder) di sisi barat (atas underpass) kawasan Jalan Basuki Rahmat. Hal itu sehubungan koneksi dengan Tol Wiyoto Wiyono.

Dampaknya, sebagian arus lalu lintas di kawasan tersebut akan mengalami pengalihan pada 6-9 Desember mendatang setiap pukul 23.00-04.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, dalam keterangan resminya, mengatakan arus lalin yang dialihkan di antaranya dari arah Kampung Melayu ke Pondok Kopi akan dialihkan melalui Jalan Jatinegara Barat-Jalan Bekasi Barat untuk putar balik ke Jatinegara arah Tanjung Priok.

"Lalu dari situ belok kanan pada traffic light ke Jalan Bekasi Timur IV-Jalan Jenderal Ahmad-Jalan Basuki Rahmat dan seterusnya," kata Syafrin, Senin (2/12).

Baca juga: Selain TransJakarta, Subsidi untuk MRT dan LRT juga Dipotong

Sementara itu, dari arah Pondok Kopi menuju Kampung Melayu dialihkan ke Jalan Basuki Rahmat-Jalan DI Panjaitan untuk putar balik di traffic light Penas Kalimalang-Jalan Otista 3-Lajur cepat Jalan DI Panjaitan-Jalan Ahmad Yani-Jalan Bekasi Barat-Jalan Jatinegara Barat dan seterusnya.

Sementara itu, lalin dari Cawang menuju Kampung Melayu dialihkan melalui Jalan Otista3-Jalan Otista/Lajur Cepat Jalan DI Panjaitan-Jalan Ahmad Yani-Jalan Jatinegara Barat dan seterusnya.

Syafrin menuturkan PT KKDM dan PF Waskita bertanggung jawab penuh atas kondisi keselamatan pembangunan.

"Pengguna jalan diimbau berhati-hati serta menghindari ruas jalan tersebut dan mematuhi rambu-rambu yang dipasang," tukasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More