Selasa 03 Desember 2019, 10:00 WIB

Dipimpin Intudo Ventures, Populix Raih Pendanaan 1 Juta Dollar AS

Ghani Nurcahyadi | Teknologi
Dipimpin Intudo Ventures, Populix Raih Pendanaan 1 Juta Dollar AS

Dok. Populix
Populix di ajang Tech In Asia Demo Day

PLATFORM wawasan konsumen yang berbasis di Indonesia, Populix, mengumumkan penutupan putaran pendanaan Seed senilai 1 juta dollar AS yang dipimpin oleh Intudo Ventures, bersama dengan Gobi Agung dan Pegasus Tech Ventures.

Co-Founder dan CEO Populix Timothy Astandu mengatakan,  pihaknua akan menggunakan hasil dari pembiayaan untuk mengembangkan produk baru, meningkatkan upaya pemasaran, dan merekrut staf baru.

Dengan putaran pembiayaan ini, Populix berencana untuk mengembangkan fitur-fitur produk baru agar memberikan wawasan yang lebih dinamis dan mendalam kepada klien; meningkatkan upaya pemasaran untuk membangun kesadaran dan menarik lebih banyak responden untuk menggunakan platform; dan membawa karyawan baru untuk membantu mengembangkan perusahaan.

Selain itu, Populix berencana memperluas jejaknya di luar Indonesia untuk mencakup lebih banyak pasar negara di kawasan Asia Tenggara yang dinamis.

"Industri riset pasar telah lama bertahan terhadap perubahan, meskipun perubahan besar dalam kebiasaan konsumen disebabkan oleh modernisasi dan digitalisasi. Dengan memulai Populix, kami bercita-cita untuk meningkatkan riset pasar, menggunakan teknologi untuk merampingkan proses penelitian sekaligus membuatnya lebih ketat,” kata Timothy dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/12).

Didirikan pada Januari 2018, Populix adalah platform wawasan konsumen Indonesia yang membantu bisnis-bisnis terhubung dengan responden yang sangat berkualitas, serta menyediakan informasi eksklusif terhadap preferensi konsumen Indonesia.

Melalui studi kualitatif dan kuantitatif, Populix mampu memberikan wawasan berharga yang membantu klien lebih memahami konsumen Indonesia dan membantu dalam pengambilan keputusan bisnis di masa depan, dengan memanfaatkan teknologi untuk memahami jawaban konsumen secara real-time dan akurat.

Populix menerapkan metodologi penelitian akademis yang teliti pada metodologi penelitian riset pasar, memastikan hasil yang lebih kuat dan terpercaya.

 

Baca Juga:  Tim Bigetron RA dari Indonesia Juara Dunia E-Sport PUBG Mobile

 

Dengan kumpulan responden potensial yang tersedia di seluruh Indonesia, Populix mampu memberikan riset pasar yang cepat dan akurat pada tingkatan yang terukur.

Timothy menjelaskan, Populix digerakkan oleh misi bahwa riset pasar harus mudah diakses, mendemokratisasikan penelitian dengan menyederhanakan proses dan membuatnya lebih terjangkau untuk semua orang.

Produk layanan Populix berkisar dari studi penelitian intensif hingga survei sederhana dan dapat diatur baik berdasarkan proyek atau yang sifatnya berlangganan. Populix bekerja secara langsung dengan klien untuk mendukung desain penelitian, rekrutmen responden, analisis data, dan rekomendasi yang ditargetkan untuk memastikan bahwa efektivitas riset konsumen dimaksimalkan, memungkinkan klien untuk memaksimalkan nilai studi konsumen.

Selama tahun pertama beroperasi, Populix telah menyelesaikan penelitian pada lebih dari 70 merek di 27 industri. Klien Populix mencakup perusahaan multinasional, UKM, lembaga, dan individu yang berbasis di Eropa dan Asia-Pasifik yang ingin mendapatkan wawasan tentang ekonomi dan preferensi konsumen yang didorong oleh konsumen Indonesia yang dinamis.

Selain proyek penelitian, Populix juga menghasilkan pendapatan melalui penjualan in-house research dan dataset kepada klien.

Survei yang dirancang Populix sederhana dan mudah dipahami, yang memungkinkan responden memperoleh penghasilan tambahan tanpa perlu bekerja keras. Populix berencana merilis versi seluler untuk responden, yang akan memungkinkan mereka untuk menggunakan Populix saat bepergian dan selama dalam perjalanan.

“Dengan penawaran kami, kami dapat melakukan riset pasar lebih cepat dengan hasil yang lebih akurat dengan biaya yang hemat. Kami percaya bahwa melalui data dan analisis real-time kami, solusi yang kami tawarkan akan berdampak langsung pada keputusan bisnis klien kami," ujar Timothy.

Mitea Pendiri Intudo Ventures, Patrick Yip menilai, dengan lebih dari 56% ekonominya didorong oleh konsumsi swasta dan dengan peningkatan kelas menengah negara ini, Indonesia merupakan salah satu pasar paling penting di dunia untuk merek konsumen.

"Dengan pemahaman mendalam Populix tentang perilaku dan tren konsumen Indonesia, kami percaya bahwa mereka dapat membantu perusahaan menjadi lebih efektif terlibat dengan konsumen Indonesia dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Kami bangga dapat mendukung Populix dan kami berharap dapat mendukung mereka dalam perjalanan mereka ke depan," ujarnya.

Selain putaran pembiayaan ini, Populix baru-baru ini  dilantik ke dalam program Xcelerate Gojek, mengakui peran COO, Eileen Kamtawijoyo, sebagai pemimpin wanita di industri teknologi Indonesia. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More