Selasa 03 Desember 2019, 05:50 WIB

Pengawal Dana Desa di Usia Senja

(Januari Hutabarat/N-2) | Nusantara
Pengawal Dana Desa di Usia Senja

MI/JANUARI HUTABARAT
Rulia Simbolon Kepala Desa Simbolon Purba

 

BERMULA dari kedatangan sejumlah warga ke rumah Rulia Simbolon, pada 2007. Sempat terjadi perdebatan sengit, tetapi akhirnya Rulia menyerah. Saat itu, usia perempuan ini sudah 72 tahun. Ia merupakan pensiunan pegawai negeri sipil di Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatra Utara.

"Saat itu, saya sedang senang-senangnya memanjakan diri dengan mengasuh sejumlah cucu. Namun, warga berkeras meminta saya menjadi kepala desa. Tidak bisa ditolak karena mereka mengatakan Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, membutuhkan saya," ungkap Rulia, pekan lalu.

Kala itu, para tamu menolak pulang, sebelum Rulia menganggukkan kepala tanda bersedia. Waktu sudah menujukkan pukul 24.00. Rulia menyerah. Ia melupakan kesenangan bermain dengan para cucunya.

Saat para tokoh masyarakat mengangkat nama Rulia sebagai calon kepala desa, lima calon yang sebelumnya sudah mendaftar langsung mengundurkan diri. Mereka beramai-ramai berbalik mendukung sang pensiunan.

Warga pun tutup mata meski batas usia sesuai aturan bupati tidak mengizinkan Rulia tampil. Rulia pun memimpin Desa Simbolon Purba.

Kini, usia nenek itu sudah 84 tahun. Namun, dia masih sangat energik, bersemangat, dan tidak pernah mengeluh lelah.

Tangan dinginnya membuat Desa Simbolon lebih maju ketimbang desa sekitarnya. Memanfaatkan Dana Desa dengan baik, membuat Rulia dan desa yang dipimpinnya meraih penghargaan Pengelolaan Dana Desa Terbaik pada 2018. Penghargaan diberikan oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Kejujuran, pengalaman, dan tangan dingin Rulia membuat warga terus memercayai dia memimpin desa. Tanpa perlu berpayah-payah kampanye, pemilihan kepala desa selalu ia menangi.

Masalah yang sering timbul di antaranya soal batas tanah dan pembagian warisan. "Saya bisa menuntaskannya karena dalam memimpin berpedoman pada kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas," ungkap Rulia.

Tiga prinsip itu juga ia terapkan ketika mulai pada 2015, Presiden Joko Widodo mulai mengucurkan dana desa. Dengan kejujuran dan transparan, Rulia mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.

Infrastruktur pertanian jadi bidikan utama Rulia. Dana desa disalurkan untuk membuka jalan ke sejumlah wilayah pertanian. Selain itu juga membangun irigasi dan jalan lingkungan. "Desa Palipi memiliki lahan persawahan yang tergolong luas. Namun, pasokan air sangat minim, maka itu kami membangun irigasi," jelasnya.

Dengan dana desa juga, Desa Simbolong Purba berhasil menghidupkan lahan tidur seluas 100 hektare yang berada di perbukitan dan susah dijangkau. Dengan membangun jalan usaha tani pada 2018, lahan itu jadi produktif. (Januari Hutabarat/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More