Senin 02 Desember 2019, 21:46 WIB

Kurangi Impor Migas, Kementerian BUMN Gandeng Perusahaan Arab

Faustinus Nua | Ekonomi
Kurangi Impor Migas, Kementerian BUMN Gandeng Perusahaan Arab

Antara
Erick Thohir

 

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjajaki kerja sama dengan Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc). Hal tersebut disampaikan Erick setelah bertemu perwakilan Uni Emirat Arab dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, November.

Eric mengatakan dari pertemuan tersebut Adnoc tertarik berinvestasi di kilang milik PT Pertamina (Persero). Erick menyambut positif hal tersebut karena bisa menekan impor minyak dan gas (migas) Indonesia.

"Karena impor sudah banyak yang memberatkan cash flow pertamina," kata Erick usai bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta (2/12).

Erick melanjutkan, negosiasi antara Pertamina dan Adnoc tersebut masih berada di tahap awal dan sedang berjalan.

Selain Adnoc yang masuk ke Indonesia, Erick juga menargetkan agar Pertamina memiliki saham di lahan minyak milik perusahaan tersebut yang telah diproduksi.

"Kita juga mau kerja sama dengan lahan minyak di Abu Dhabi tetapi yang sudah produksi. Kalau investasinya win-win, kenapa tidak," ujar Erick.

Selain itu, Erick mengatakan Kementerian BUMN berencana melibatkan kejaksaan Agung RI dalam setiap negosiasi yang dilakukan oleh perusahaan BUMN.

"Dengan kasus kasus hukum yang sebelumnya juga ini harus penting secara hukum. Makanya, saya juga minta pendapat dari kejaksaan Agung untuk mendampingi sejak awal negosiasi," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More