Selasa 03 Desember 2019, 03:00 WIB

Efek Santa dan WD Angkat Bursa Saham

MI | Ekonomi
Efek Santa dan WD Angkat Bursa Saham

ANTARA
Efek Santa dan WD Angkat Bursa Saham

 

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 6.130,06. Indeks melesat tumbuh 118,23 poin atau 1,97% dari penutupan sebelumnya di level 6.011,83.

Menurut analis Binaartha Technical Research M. Nafan Aji hal ini tidak terlepas dari fenomena window dressing dan santa claus rally di bulan Desember.

“Bulan Desember adalah bulan yang bullish bagi IHSG karena mendapatkan katalis positif dari aksi window dressing maupun santa claus rally,” katanya kepada Media Indonesia, kemarin.

Window dressing  (WD)  merupakan upaya pelaku pasar memperbaiki kinerja portfolio, transaksi, ataupun performa mereka di akhir tahun untuk menarik hati para investor. Sedangkan santa claus rally adalah efek kalender yang melibatkan kenaikan harga saham.

Selain faktor di atas, Nafan juga menyebut stabilitas inflasi jadi sentimen positif melesatnya IHSG hingga hampir 2%.

“Stabilitas inflasi yang merupakan bagian dari stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan efek positif bagi meningkatnya kepercayaan para pelaku pasar untuk masuk ke pasar modal,” pungkasnya.

Hingga akhir tahun, indeks diperkirakan akan masih dapat menanjak hingga level 6.400.  Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut target IHSG 6.600 sulit dicapai.

“Katalis yang memberatkan di antaranya Rush Money di Reksa Dana yang belakangan ini menjadi bayangan hitam pada tekanan negatif pergerakan IHSG dan sentimen trade war yang hingga menjelang pertemuan terakhir di tahun 2019 ini masih memanas,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (1/12).

Oleh karena itu, Lanjar memprediksi IHSG sampai akhir tahun 2020 paling optimis berada di level 6.400. (Ifa/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More