Senin 02 Desember 2019, 18:00 WIB

Bhakti Agung Gandeng Kapten Indonesia

Ahmad Punto | Ekonomi
Bhakti Agung Gandeng Kapten Indonesia

Dok Bhakti Agung
Proses MoU antara PT Bhakti Agung Propertindo dan Kapten Indonesia

 

PT Bhakti Agung Propertindo Tbk menggandeng Komunitas Penyedia Tenaga Kerja International Indonesia (Kapten Indonesia) untuk lebih mendongkrak penjualan proyek apartemen Green Cleosa di Kota Tangerang, Banten. Kini, proyek apartemen yang bakal terdiri atas dua menara itu sudah terjual di atas 50%.

"Kerja sama ini banyak manfaatnya, salah satunya, mereka (Kapten Indonesia) akan membantu memasarkan apartemen dan hotel kami," ujar Direktur Utama PT Bhakti Agung Propertindo Tbk, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (2/12).

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) diteken di proyek Green Cleosa, Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (1/12). Beberapa poin MoU itu antara lain Bhakti Agung mendukung Kapten Indonesia untuk mewujudkan visi dan misinya dengan menyiapkan ruang kantor dan hunian. Lalu, Kapten Indonesia membantu dan mendorong agar para pengurus dan anggotanya memiliki hunian atau kondotel di Green Cleosa.

"Ada komitmen setiap dewan pimpinan daerah (DPD) Kapten Indonesia akan membeli unit kami," ujar Agung Hadi.

Apartemen dan kondotel Green Cleosa merupakan apartemen pertama di pusat bisnis Kota Tangerang yang berlokasi strategis dekat dengan pusat perbelanjaan dan transportasi umum yang beroperasi 24 jam.

Proyek itu kelak mencakup dua menara. Tahap pertama Tower Berosa dan Gedung STIKES, lalu tahap kedua Tower Arcleo dan kondotel. Khusus Gedung STIKES, nantinya akan memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi.

Proyek tahap pertama saat ini memasuki tahap penyelesaian (finishing). Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada 2020 dan segera diserahterimakan kepada konsumen.

Tipe yang tersedia di Green Cleosa mencakup studio, 1 bed room, 2 bed room, dan penthouse (3 bed room). Apartemen ini dibanderol mulai dari Rp400 jutaan dan membidik segmen menengah. "Kami targetkan serah terima mulai Mei 2020," jelas dia.

Agung Hadi menyebut permintaan apartemen di kawasan itu masih cukup tinggi. Hal itu dapat terlihat dari penjualan menara pertama Cleosa yang terjual separuh lebih dari total unit yang ditawarkan.

"Penjualan ada kenaikan bila dibandingkan 2018. Kini, dari total terbangun 620-an unit, terjual di atas 50%," jelasnya. (RO/X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More