Senin 02 Desember 2019, 16:00 WIB

Tim Esports Indonesia Siap Panen Medali di SEA Games 2019

Yakub Pryatama | Olahraga
Tim Esports Indonesia Siap Panen Medali di SEA Games 2019

AFP
Esports

KETUA Umum Pengurus Pusat Esports Indonesia (IESPA), Eddy Lim, melepas 21 atlet yang bakal berlaga di SEA Games 2019, Senin (2/12). Eddy percaya tim Esports Indonesia bisa panen medali pada ajang dua tahunan tersebut.

Kepercayaan diri Eddy berkaca pada keberhasilan tim Esports Indonesia di Asian Games 2018. Secara level persaingan, Indonesia seharusnya bisa lebih baik di SEA Games 2019.

“Indonesia berhasil merebut satu medali emas dan satu medali perak pada Asian Games 2018. Oleh karena itu, kami yakin prestasi Esports Indonesia akan lebih baik lagi di SEA Games ini,” kata Eddy.

Baca juga: Wakil Indonesia Bigetron Esport Siap Berlaga di Final Dunia

Berdasarkan peta kekuatan, ketua Tim Nasional Esports, Erick Herlangga, menilai atlet Indonesia memiliki peluang besar di gim Mobile Legends dan Heartstone.

“Saya percaya, secara teknik, mereka baik. Namun, secara mental, persiapannya juga harus baik,” ujar Erick.

“Jaga stamina, tidur yang cukup, dan berdoa sebelum bermain. Tenang, jangan gugup supaya mainnya maksimal,” imbuhnya.

Menguras medali emas SEA Games 2019 menjadi misi tim Esports Indonesia. Sebanyak enam medali kemungkinan bisa didapat wakil Tanah Air.

“Rinciannya dua medali emas, dua medali perak, dan dua perunggu,” tutur manajer tim nasional Esports Indonesia, Richard Permana.

Skuat Tim Esports Indonesia:

Mobile Legend:

- Gustian

- Teguh Imam Firdaus

- Eko Julianto

- Yurino Putra

- Adriano Larsen

Starcraft II:

- Emmanuel Enrique

- Dani Bondan Lukman

Hearthstone:

- Hendry Koentarto

- Rama Ariangga

Tekken 7:

- M Adriansyah Jusuf

AOV:

- Gilang Dwi Falah

- Hartanto

- Hartawan Muliadi

- Satria Adi Wiratama

- Farhan Akbari

DOTA 2:

- Tri Kuncoro

- Felix Rodeardo

- Muhammad Lutfi

- Fahmi Choirul

- Kevin Manuel Johan

(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More