Senin 02 Desember 2019, 15:38 WIB

Sheryl Ajak Masyarakat untuk #BijakBerplastik

Retno Hemawati | Weekend
Sheryl Ajak Masyarakat untuk #BijakBerplastik

MI/Panca Syurkani
Sheryl Sheinafia

PENYANYI muda Indonesia Sheryl Sheinafia merilis single terbaru berjudul Positif untuk mengajak semakin banyak orang peduli terhadap permasalahan sampah plastik. 

“Plastik memang salah satu material yang paling berguna dalam keseharian kita, tetapi jika kita tidak bijak dalam pemakaian dan pengelolaannya, dampaknya sangat buruk bagi lingkungan. Soalnya aku merasa untuk memiliki tubuh yang sehat, tidak cukup hanya memperhatikan pemenuhan gizi dan hidrasi yang sehat saja, tapi kita harus memperhatikan kesehatan lingkungan kita juga,” ujar Sheryl. 

Dia juga ingin gerakan ini bisa dimulai dari hal yang paling sederhana, dari memilah sampah untuk membantu proses daur ulang, sampai memanfaatkannya atau mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih berguna.

Lagu Positif sendiri merupakan hasil aransemen ulang dari single Possesif yang pernah dibawakan oleh grup musik Naif. Aransemen musik dan perubahan lirik yang berbeda dari versi orisinalnya diharapkan memberikan kesan serta nafas yang lebih positif pada lagu legendaris tersebut. 

Salah satu lirik baru dalam lagu Positif, yaitu “Bila kau mati, kau hidup lagi” dapat dimaknai sebagai pengingat segala hal bisa memiliki kesempatan kedua, termasuk plastik bekas, dan bisa dimanfaatkan kembali dalam siklus yang sirkular. 

“Transformasi dan kesempatan kedua adalah dua hal yang ingin aku fokuskan di sini. Aku harap lewat berkarya, lewat sesuatu yang aku cintai, lewat musik, aku bisa mengajak teman-teman untuk ikutan #BijakBerplastik, sehingga bisa membawa perubahan positif ke lingkungan kita semua,” tambah Sheryl. 

Selain menyajikan musik serta lirik yang inspiratif, video klip single “Positif” juga dibuat dengan konsep yang unik. Sheryl mengambil lokasi shooting di daerah Yogyakarta dengan arahan sutradara Bramsky. (M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More