Senin 02 Desember 2019, 12:27 WIB

Pemerintah Terima 292 Karya Desain Ibu Kota Baru

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pemerintah Terima 292 Karya Desain Ibu Kota Baru

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri)

 

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menerima 292 karya Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Tingkat Nasional.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengungkapkan keinginan pemerintah agar masyarakat terlibat langsung dalam pembangunan IKN baru di Kalimantan Timur. Maka dari itu, kegiatan sayembara bersifat terbuka pun dilaksanakan.

"Pemerintah ingin memperoleh berbagai ide, gagasan untuk desain kawasan melalui partisipasi masyarakat khususnya yang berkecimpung pada bidang arsitektur, perencanaan dan perancangan kota," ujar Basuki melalui keterangan resmi, Senin (2/11).

Setelah karya diterima, pada tahap selanjutnya, pemerintah akan melakukan evaluasi administrasi mulai 2 hingga 6 Desember 2019. Kemudian dilanjutkan proses penjurian dua tahap yang akan dilaksanakam pada 9 sampai 13 Desember 2019.

Penjurian akan melibatkan 13 juri yang telah ditetapkan oleh Menteri PU-Pera.

Baca juga: Ada 762 Peserta Ikuti Sayembara Desain Ibu Kota Negara Baru

Ketua Dewan Juri adalah Imam Santoso Ernawi selaku Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN dan Andy Siswanto selaku Wakil Ketua Praktisi Urban Desain.

"Setelah itu, kita masuk ke proses penetapan pemenang yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 Desember 2019. Pemenang sayembara akan diumumkan pada tanggal 23 Desember 2019," tutur Basuki.

Pemerintah akan memberi apresiasi kepada lima pencipta desain IKN terbaik dengan total hadiah mencapai Rp5 miliar. Pemenang pertama akan memperoleh Rp2 miliar, pemenang kedua Rp1,25 miliar dan pemenang ketiga Rp1 miliar.

Adapun, juara harapan pertama dan kedua mendapat Rp500 juta dan Rp250 juta.

"Konsep desain dari para pemenang sayembara tingkat nasional akan menjadi bagian dari kerangka acuan untuk sayembara bertaraf internasional pada 1 Januari-31 Maret 2020," ucapnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More